Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research


Detail Cantuman

Kembali

Asuhan Kebidanan Pada NY.M Umur 30 Tahun P2 A0 AH2 Post Partum 1 Hari Dengan Retensio Sisa Plasenta Di RSUD HJ.Anna Lasmanah Banjarnegara

XML
Pengarang
LIA SETIANA - Personal Name
Pernyataan Tanggungjawab
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Bahasa
Indonesia
Penerbit
Universitas Harapan Bangsa
Tahun Terbit
2019
Tempat Terbit
Purwokerto
Deskripsi Fisik

Abstract

Kematian ibu merupakan kasus terbesar yang harus ditangani, karena merupakan salah satu indikasi yang menimbulkan masalah kesehatan pada perempuan. Data World Health Organization (WHO) menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) tinggi, sekitar 830 wanita meninggal karena komplikasi kehamilan, persalinan, dan masa nifas yang terkait diseluruh dunia setiap hari. Pada tahun 2015 sebanyak 303.000 wanita meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan. Sejumlah 27% disebabkan karena perdarahan postpartum salah satunya disebabkan karena retensio sisa plasenta, 14% disebabkan karena tekanan darah tinggi selama kehamilan, 11% disebabkan karena infeksi setelah melahirkan, 9% karena komplikasi yang disebabkan karena aborsi dan 3% disebabkan karena gumpalan darah atau emboli yang terjadi setelah persalinan (WHO, 2016).
Berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2015, jumlah AKI sebanyak 305 per 100.000 kelahiran hidup, data tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan angka kematian tertinggi kedua di Asia Tenggara setelah negara Laos dengan angka kematian 357 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu terbesar yaitu sejumlah 30,3% karena perdarahan, sejumlah 27,1% karena hipertensi dalam kehamilan, sejumlah 7,3% karena infeksi, sejumlah 1% karena partus lama atau macet, sejumlah 1% karena abortus. dan sebanyak 40,8% disebabkan oleh faktor lainnya (Kemenkes RI, 2016).
Angka Kematian Ibu (AKI) Provinsi Jawa Tengah tahun 2014 berdasarkan laporan dari kabupaten atau kota sebesar 126,55/100.000 kelahiran hidup, mengalami peningkatan bila dibandingan dengan AKI pada tahun 2013 sebesar 118,62/100.000 kelahiran hidup, hal ini berarti terjadi peningkatan permasalahan kematian ibu di Provinsi Jawa Tengah. Sebesar 57,95% kematian maternal terjadi waktu nifas, pada waktu hamil sebesar 27,00% dan pada waktu persalinan sebesar 15,05%. Penyebab kematian ibu di Provinsi Jawa Tengah tahun 2014, lain-lain sebanyak 42,33%, hipertensi 26,44%, perdarahan 22,93%, gangguan sistem peredaran darah sebesar 4,64% dan infeksi sebesar 3,66 % (Dinkes Jawa Tengah, 2015).
Masa nifas merupakan masa rawan bagi ibu, sekitar 60% kematian ibu terjadi setelah melahirkan dan hampir 50% dari kematian pada masa nifas terjadi pada 24 jam pertama setelah melahirkan. Penyebab kematian pada masa nifas terjadi karena komplikasi masa nifas yaitu perdarahan postpartum sebagai penyebab utama dari 1/4 kematian ibu nifas (Walyani dan Purwoastuti, 2015). Berdasarkan saat terjadinya, perdarahan postpartum dibagi menjadi dua yaitu perdarahan primer dan perdarahan sekunder. Perdarahan primer ini biasanya disebabkan oleh atonia uteri, robekan jalan lahir dan retensio plasenta. Sedangkan perdarahan sekunder biasanya disebabkan karena tertinggalnya sebagian plasenta atau membrannya (retensio sisa plasenta), perlukaan terbuka kembali dan menimbulkan perdarahan atau infeksi pada tempat implementasi plasenta (Prawirohardjo, 2010).
Frekuensi perdarahan postpartum 5-15 % dari seluruh persalinan, retensio plasenta sejumlah 16-17% dan sisa plasenta 23-24% (Nugroho, 2010). Penyebab terjadinya perdarahan postpartum terjadi akibat 4 T (tone, tissue, trauma dan Trombhine). Pada perdarahan postpartum yang diakibatkan oleh tissue terdiri dari retensio plasenta dan sisa plasenta (Chapman,2013). Retensio sisa plasenta yaitu tertinggalnya sisa plasenta atau selaput plasenta didalam rongga rahim yang biasanya terjadi dalam 6-10 hari pasca persalinan. Dampak yang diakibatkan oleh retensio sisa plasenta berupa perdarahan dan infeksi (Saleha, 2009).
Landasan hukum wewenang bidan yang terdapat dalam KEPMENKES Nomor 28 Tahun 2017 untuk standar penanganan kegawatdaruratan retensio sisa plasenta bidan mampu mengenali retensio sisa plasenta dan memberikan pertolongan pertama termasuk plasenta manual dan penanganan perdarahan sesuai dengan kebutuhan.
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara pada tanggal 25 Januari 2019 didapatkan data pada tahun 2017 dari 2.781 ibu bersalin terbagi menjadi 220 ibu (7,91%) dengan kasus retensio sisa plasenta, 21 ibu (0,75%) kasus anemia, 3 ibu (0,10%) kasus preeklampsia berat, 179 ibu (6,43%) kasus preeklampsia ringan dan 29 ibu (1,04%) kasus hipertensi. Pada tahun 2018 dari 2.171 ibu bersalin terbagi menjadi 119 ibu (5,48%) kasus retensio sisa plasenta, 27 ibu (1,24%) kasus anemia, 2 ibu (0,09) kasus preeklampsia berat, 56 ibu (2,57%) kasus preeklampsia ringan dan 37 ibu (1,70%) kasus hipertensi. Berdasarkan data tersebut dalam 2 tahun terakhir kasus retensio sisa plasenta mengalami penurunan dari tahun 2017 sampai 2018. Walaupun mengalami penurunan angka kejadian kasus retensio sisa plasenta di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara masih tinggi sehingga harus tetap ditangani dengan asuhan yang tepat.
Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk melaksanakan studi kasus “Asuhan Kebidanan Pada Ny. M Umur 30 Tahun P2 A0 Ah2 Post Partum 1 Hari dengan Retensio Sisa Plasenta di RSUD Hj.Anna Lasmanah Banjarnegara”. Kasus diatas dapat memunculkan permasalahan kompleks sehingga penulis menerapkan kebidanan 7 langkah varney.


URL : https://repository.uhb.ac.id/index.php?p=show_detail&id=2518
APA Citation
LIA SETIANA. (2019). Asuhan Kebidanan Pada NY.M Umur 30 Tahun P2 A0 AH2 Post Partum 1 Hari Dengan Retensio Sisa Plasenta Di RSUD HJ.Anna Lasmanah Banjarnegara. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id




© 2018. UPT Perpustakaan - Universitas Harapan Bangsa, Formerly STIKes Harapan Bangsa Purwokerto, www.uhb.ac.id.
This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3 II SLiMS distro version ETD
Made by The Happy Team :-D
web
statistics

SHB YPDP