Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research


Detail Cantuman

Kembali

Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Kulit Batang Faloak (Sterculia quadrifida R.Br.) Terhadap Tikus Wistar yang Diinduksi Aloksan

XML
Pengarang
Irene rambu Yeti Diki Dongga - Personal Name
Sunarti, S.Farm., M.Sc., Apt. - Personal Name
Dr. Titik Sunarni, M.Si., Apt. - Personal Name
Pernyataan Tanggungjawab
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Bahasa
English
Penerbit
Ikatan Apoteker Indonesia
Tahun Terbit
2016
Tempat Terbit
Jakarta
Deskripsi Fisik

Abstract

ABSTRACT: Diabetes mellitus is a chronic disease with hyperglycemic and
oxidative stress component that can lead to various complications. The stem
bark of faloak have been used traditionally to treat diabetes by local people
in East Nusa Tenggara. Therefore, this research aimed to study antidiabetic
activities in alloxan-induced rats of faloak ethanolic extract. The all rats were
divide at random into group I : normal control; groups II : diabetic control;
group III : standart (glibenclamide); group IV – VI : administrations group of
faloak stem bark ethanol extract at a dose of 65 mg / kg, 130 mg / kg and 260
mg / kg for 14 days. Blood samples were collected from rats in duration 0 – 14
days for T0, T4, T7 and T14 after alloxan treatments.
The results showed that ethanol extract of faloak’s bark dose of 260 mg/ kg on
14 days had decreased blood glucose levels 46,07%, no different glibenclamide
group. The dose of 65 mg/kg and 130 mg/kg reduced glucose level respectively
26,32 % and 38,09 %.
Keywords: Faloak’s Bark (Sterculia quadrifida R.Br), ethanolic extract,
antidiabetic, alloxan.
Abstrak: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai
dengan keadaan hiperglikemia dan diketahui sebagai penyakit dengan
komponen stres oksidatif yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi.
Kulit batang faloak banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Nusa Tenggara
Timur secara tradisional sebagai obat diabetes. Tujuan dari penelitian ini
untuk mengetahui aktivitas antidiabetes ekstrak etanol kulit batang faloak
pada tikus yang diinduksi aloksan. Tikus dibagi dalam 6 kelompok meliputi
kelompok I sebagai kontrol normal; kelompok II sebagai kontrol diabetes;
kelompok III sebagai pembanding (glibenklamid); kelompok IV, V dan VI
sebagai kelompok uji ekstrak etanol kulit batang faloak dengan dosis 65 mg/
kg, 130 mg/kg dan 260 mg/kg BB. Darah diambil dari hari ke 0 – 14 untuk
mendapatkan T0, T4, T7 dan T14 setelah pemberian aloksan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hari ke-14 ekstrak etanol kulit
batang faloak dosis 260 mg/kg mampu menurunkan kadar glukosa darah
paling kuat sebesar 46,07%, tidak berbeda dengan kelompok pembanding
(glibenklamid). Kelompok dosis 65 mg/kg dan 130 mg/kg menurunkan
kadar glukosa darah 26,32% dan 38,09 %.
Kata kunci : Kulit batang faloak (Sterculia quadrifida R.Br), ekstrak etanol,
antidiabetes, aloksan.

URL : https://repository.uhb.ac.id/index.php?p=show_detail&id=2532
APA Citation
Irene rambu Yeti Diki Dongga. (2016). Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Kulit Batang Faloak (Sterculia quadrifida R.Br.) Terhadap Tikus Wistar yang Diinduksi Aloksan. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id




© 2018. UPT Perpustakaan - Universitas Harapan Bangsa, Formerly STIKes Harapan Bangsa Purwokerto, www.uhb.ac.id.
This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3 II SLiMS distro version ETD
Made by The Happy Team :-D
web
statistics

SHB YPDP