<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1102">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Hubungan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Bersalin Dengan Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Di RSUD Prof Dr. Margono Soekarjo Tahun 2013]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sri Wahyuni</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2014]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penyebab langsung kematian bayi baru lahir 29% disebabkan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), asfiksia (13 %), tetanus (10 %), masalah pemberian makan (10 %), infeksi (6,7 %), gangguan hematologik (5 %), dan lain-lain (27 %) (Yurnaldi, 2011). Kurang lebih 99% kematian bayi ini terjadi di negara berkembang (Depkes, 2007). Secara global 23% dari kematian neonatal dikaitkan dengan asfiksia neonatorum.  

Di RSUD Prof Dr.margono soekardjo didapatkan data angka kejadian Asfiksia pada tahun 2011 sebesar 614 kasus (15,23%), tahun 2012 sebesar 478 kasus (8,39%), mengalami peningkatan pada tahun 2013 sebesar 848 kasus (14,46%).  

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian preeklampsia pada ibu bersalin dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo tahun 2013 

Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, sampel penelitian ini adalah ibu bersalin di RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo Tahun 2013  sebanyak 98 responden. Alat ukur yang digunakan master tabel dan jenis data adalah data sekunder. Analisa data menggunakan univariat dan bivariate dengan chi-square 

Hasil penelitian didapatkan sebagian besar ibu bersalin tidak mengalami preeklampsia sebanyak 56 responden (57,1%), sebagian besar bayi baru lahir mengalami asfiksia sedang sebanyak 51 responden (52%). Ada hubungan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir dengan ÃƒÂ¾-value (0,0001).</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Preeklamsia]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[asfiksia]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[ibu bersalin]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[620]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-1111]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1102]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>