<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="156">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Gambaran Faktor Resiko Terjadinya Hiperurisemia Berdasarkan Usia dan jenis Kelamin di Puskesmas II Baturaden Kabupaten Banyumas]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ari Kustiyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2014]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa tengah, proporsi kasus asam urat dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dibandingkan dengan kasus penyakit tidak menular lainnya. Pada tahun 2007 proporsi kasus asam urat di Tegal sebesar 5,7% meningkat menjadi 8,7% pada tahun 2008. 

	Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko terjadinya asam urat berdasarkan usia dan jenis kelamin di Puskesmas II Baturaden Kabupaten Banyumas. 

	Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif, penentuan sampel menggunakan metode total sampling yaitu dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan data sekunder yaitu data dari rekam medis di Puskesmas II Baturaden. 

	Berdasarkan penelitian ini didapat untuk karakteristik usia 20-25  tahun  sebanyak 11.5 %, usia 26-30 tahun sebanyak 0%, usia 31-35 tahun sebanyak 7.7%, usia 36-40 tahun sebanyak 15.4 %, usia 41-45 tahun sebanyak 15.4 %, usia 46-50 tahun sebanyak 7.7 %, dan &#8805; 50 tahun sebanyak 42.3 %.	 

Berdasarkan penelitian ini untuk karakteristik usia tertinggi yaitu usia &#8805; 50 tahun sebanyak 42.3 % dan berdasarkan jenis kelamin yaitu perempuan sebanyak (88,5%). 

Diharapkan untuk Puskesmas II Baturaden dapat meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat dan dapat lebih meningkatkan penyuluhan bagi para masyarakat khususnya untuk penyakit Hiperurisemia.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hiperurisemia]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Faktor resiko]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Usia]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Jenis Kelamin]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[620]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-129]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[156]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>