<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1677">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Dengan Stroke Non Hemoragik Di Ruang Anggrek Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Goeteng taroenadibrata Purbalingga]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Risna Febriana Ramdhani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2016]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perkembangan penyakit dewasa ini semakin kompleks, semakin banyak jenis penyakit baru yang di temukan. Sebagian besar penyakit yang diderita oleh masyarakat saat ini dipengaruhi oleh faktor kebiasaan hidup yang kurang sehat. Hal ini terjadi karena masyarakat belum memahami tentang pentingnya kebiasaan hidup yang sehat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga masyarakat cenderung menganggap remeh pencegahan dan pemeliharaan kesehatan mereka, dan pada akhirnya menyebabkan terjadinya berbagai macam penyakit (Herlambang, 2009).
       Salah satu penyakit yang dipengaruhi oleh faktor kebiasaan hidup masyarakat yang kurang sehat adalah stroke. Stroke adalah kelainan fungsi otak yang timbul mendadak yang disebabkan karena terjadinya gangguan peredaran darah otak dan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih yang menyebabkan kematian tanpa adanya penyebab lain dan paling sering menyebabkan cacat berupa kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, proses berfikir daya ingat, dan bentuk-bentuk kecacatan yang lain sebagai akibat gangguan fungsi otak (Mansjoer, 2000; Batticaca, 2008). 
       Stroke dianggap sebagai masalah besar yang tengah dihadapi hampir seluruh dunia, penyakit stroke merupakan salah satu penyebab kematian yang utama baik di negara-negara maju maupun negara berkembang termasuk di Indonesia. Serangan stroke yang akut dapat menyebabkan kematian yang mendadak ataupun kecacatan fisik dan mental, baik pada usia produktif maupun usia lanjut (Herlambang, 2009).
Menurut definisi World Health Organisation (WHO), stroke adalah suatu tanda klinis yang berkembang secara cepat akibat gangguan otak fokal (atau global) dengan gejala-gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih dan dapat menyebabkan kematian tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler. Berdasarkan data dari seluruh dunia didapatkankan 15 juta orang terkena stroke setiap tahunnya yang sepertiganya akan meninggal  pada tahun berikutnya dan sepertiganya bertahan hidup dengan kecacatan, dan sepertiga sisanya dapat sembuh kembali seperti semula.
       Menurut World Health Organisation (WHO) menyatakan, kasus stroke meningkat di negara maju seperti Amerika Serikat. Berdasarkan data statistik di Amerika, setiap tahunnya terjadi 750.000 kasus stroke baru di Amerika. Dari data tersebut menunjukan bahwa setiap 45 menit, ada satu orang di Amerika yang terkena serangan stroke. Dan pada tahun 2020 diperkirakan 7,6 juta orang akan meninggal karena stroke. Di Indonesia stroke merupakan pembunuh nomor tiga. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 pada usia 45-54 tahun angka kematian akibat stroke sebesar 15,9% (di daerah perkotaan) dan 11,5% (di daerah pedesaan). Dari jumlah total penderita stroke di Indonesia, sekitar 2,5 persen atau 250 ribu orang meninggal dunia dan sisanya cacat ringan maupun berat. Di daerah Purbalingga saja jumlah penderita penyakit Stroke saat ini bisa di bilang cukup banyak. 
       Data yang diperoleh dari ruang rekam medik RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga selama tahun 2015, tercatat ada 543 pasien Stroke. Sebanyak 543, 285 orang diantaranya adalah laik-laki dan 254 orang adalah perempuan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Stroke non hemoragik]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-0334]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="340" url="" path="/1634Risna_awal.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Dengan Stroke Non Hemoragik Di Ruang Anggrek Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Goeteng taroenadibrata Purbalingga]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1677]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2017-12-15 14:10:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2017-12-15 17:36:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>