<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1681">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Keperawatan Pada NY. S Dengan Diabetes Melitus Di Ruang Dahlia RSUD PROF. DR. Margono Soekarjo Purwokerto]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Rifa'i</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2016]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang dikenal sebagai penyakit kencing manis adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan karena adanya peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relatif. Penderita diabetes tidak dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup , atau tubuh tak mampu menggunakan insulin secara efektif, sehingga terjadi kelebihan gula didalam darah (Baradero, et al, 2009).
DM merupakan penyebab utama dari gagal ginjal, dan lebih dari 80% dari penderita DM berasal dari negara berpenghasilan rendah dan negara sedang berkembang (WHO, 2011). Faktor sosial ekonomi, serta adanya perubahan gaya hidup diduga telah menyebabkan peningkatan besaran kasus-kasus penyakit tidak menular di Indonesia, termasuk dalam hal ini DM pada wanita. Perilaku makan yang tidak sehat seperti tinggi lemak, kurang sayur dan buah, makanan asin, makanan manis, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, stres, serta minimnya aktivitas fisik merupakan faktor-faktor risiko penyakit degeneratif, disamping faktor-faktor risiko lain seperti usia, jenis kelamin dan keturunan (Nuryati dkk, 2009).
Jumlah penderita DM di dunia sangat tinggi, ada hampir 4 juta kematian akibat diabetes setiap tahun dan DM  termasuk lima besar penyebab kematian dibanyak negara. DM tipe 2 merupakan tipe diabetes yang paling banyak ditemukan dari pada DM  tipe 1. Hal ini disebabkan banyaknya faktor resiko yang berkaitan dengan  DM tipe 2 tersebut seperti obesitas, gaya hidup, dan pola makan yang buruk (Charles & Ivar, 2011).
Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO, 2012), sekitar 347 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes, dan diperkirakan bahwa kematian akibat diabetes akan meningkat dua pertiga kali antara tahun 2008 dan 2030. Menurut International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2012, penderita DM di seluruh dunia mencapai 371 juta orang. Indonesia masuk dalam urutan ke tujuh negara dengan penderita diabetes terbanyak dengan jumlah 7,6 juta orang pada tahun 2012. Bahkan diprediksi pada tahun 2030, Indonesia akan masuk top five sebagai negara penderita diabetes di dunia (IDF, 2012).
Menurut data Kemenkes RI. (2013), dari hasil Riskesdas tahun 2013 terjadi peningkatan prevalensi DM di Indonesia pada tahun 2007 yakni sebesar 1,1% menjadi 2,1% pada tahun 2013. Hasil analisis gambaran prevalensi Diabetes Mellitus berdasarkan jenis kelamin di Indonesia pada tahun 2013 juga menunjukkan bahwa prevalensi DM pada wanita lebih banyak (1,7%) dibandingkan pada laki-laki (1,4%). Sedangkan berdasarkan wilayahnya, prevalensi DM di Indonesia tahun 2013 lebih besar di perkotaan (2%) dibandingkan dengan di pedesaan (1%).
Menurut Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (2014), pada tahun 2014 Diabetes Mellitus menempati urutan ke 2 dari 12 penyakit tidak menular (PTM) di Jawa Tengah yaitu sebanyak 95.342 (14,96%) jiwa dari jumlah 620.293 jiwa. Menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas tahun 2014 menyebutkan bahwa kasus diabetes melitus tercatat dalam 10 kategori penyakit terbanyak. Prevalensi dari seluruh puskesmas di Kabupaten Banyumas tahun 2014, DM menduduki peringkat ketiga dari penyakit tidak menular lainnya yaitu sebesar 10,23% sebanyak 1594 penduduk yang terdiri dari laki-laki sebanyak 494 penduduk dan wanita 1100 penduduk (Dinkes Kabupaten Banyumas, 2014).
Dari hasil pre survey yang didapatkan pada tahun 2016 jumlah pasien yang menderita diabetes mellitus pada tahun 2012 sebanyak 830 orang, pada tahun 2013 sebanyak 974 orang, pada tahun 2014 sebanyak 1.260 orang, tahun 2015 sebanyak 1.349 orang dan pada awal tahun 2016 dari bulan januari sampai dengan bulan mei pasien yang menderita diabetes mellitus sebanyak 308, dari tahun ke tahun jumlah penderita DM mengalami peningkatan.
</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Diabetes Mellitus]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-0354]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="344" url="" path="/1638Muhammad_awal.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Asuhan Keperawatan Pada NY. S Dengan Diabetes Melitus Di Ruang Dahlia RSUD PROF. DR. Margono Soekarjo Purwokerto]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1681]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2017-12-15 14:34:24]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2017-12-15 17:35:40]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>