<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1685">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Keperawatan Pada NY. W Dengan Mioma Uteri Di Ruang Bougenvil RSUD DR. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Meliya Puspitasari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2016]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Salah satu hal penting untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal ialah dengan memperhatikan kesehatan wanita, khususnya kesehatan reproduksi karena hal tersebut berdampak luas, menyangkut berbagai aspek kehidupan, serta merupakan parameter kemampuan negara dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.  Kesehatan reproduksi wanita berpengaruh besar dan berperan penting terhadap kelanjutan generasi penerus suatu negara (Manuaba, 2009).
Kesehatan reproduksi wanita juga merupakan parameter kemampuan negara dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Salah satu masalah kesehatan reproduksi wanita ialah miomauteri dengan insidensi yang terus meningkat (Sastrawinata 2010). Mioma uteri sering ditemukan pada wanita usia reproduksi (20-25%), tetapi faktor penyebab tidak diketahui secara pasti. Mioma jarang sekali ditemukan sebelum usia pubertas, sangat dipengaruhi oleh hormon reproduksi, dan hanya bermanifestasi selama usia reproduksi (Prawiroharjo, 2011).
Dari penelitian yang dilakukan oleh Ran Oket-al di Pusan St. Benedict Hospital Korea yang dilakukan terhadap 815 kasus mioma uteri diketahui bahwa kasus mioma uteri terbanyak terjadi pada kelompok usia  
40-49 tahun dengan usia rata-rata 42,97 tahun. Keluhan utama  terbanyak  pada  penderita  mioma  uteri   adalah  perdarahan pervaginam abnormal (44,1%). Di Indonesia angka   kejadian mioma uteri ditemukan 2,39-11,87% dari semua pasien ginekologi yang dirawat. Berdasarkan data Dinkes Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2011 berdasarkan laporan yang berasal dari rumah sakit dan puskesmas penyakit mioma uteri terdapat sebanyak 7345 kasus. Sebanyak 68% merupakan tumor jinak dan 42% tumor ganas (Dinkes Jawa Tengah, 2012). Menurut Shukri (2009) Penderita Mioma Uteri di Indonesia sebanyak 2,39%-11,7%.
Mioma  uteri  memiliki  banyak  faktor   risiko, risiko  mioma  uteri meningkat  seiring dengan peningkatan umur mioma uteri banyak ditemukan pada usia 35-50 tahun hal tersebut menunjukkan adanya hubungan  mioma uteri dengan estrogen pada usia reproduksi. Pada usia sebelum menarche kadar estrogen rendah, dan meningkat pada usia reproduksi,serta akan menurun  pada usia  menopause. Mioma uteri belum pernah terjadi sebelum menarche dan pada menopause angka kejadian sekitar 10% (Ganong, 2008).
Risiko mioma uteri meningkat pada wanita nullipara (Wiknjosastro, 2009). Beberapa penelitian menemukan hubungan antara obesitas dan menarche dini  dengan peningkatan insiden mioma uteri. Wanita yang mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) di atas normal, dan menarche dini (< 10 tahun) berkemungkinan lebih sering menderita mioma uteri. Mioma umumnya ditemukan pada wanita usia reproduksi, dan belum pernah dilaporkan terjadi sebelum menarche, pada masa  menopause mioma akan mengecil seiring dengan penurunan hormon estrogen dalam tubuh (Prawiroharjo, 2011).
RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga merupakan rumah sakit rujukan dari Puskesmas Purbalingga dan sekitarnya. Sebagai rumah sakit pemerintah sekaligus rumah sakit pendidikan, RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga melayani persoalan-persoalan kesehatan dari segala aspek lapisan masyarakat. Prevalensi mioma uteri yang didapatkan penulis yang dilakukan di RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada tanggal 16 Februari 2015 cukup tinggi. Hal ini terlihat pada tahun 2012 ada sebanyak 43 kasus, tahun 2013 terdapat 40 kasus dan pada tahun 2014 terdapat 49 kasus. RSUD tersebut merupakan Rumah Sakit rujukan selain yang memiliki peralatan yang lengkap dan juga untuk kasus mioma uteri.
</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[mioma uteri]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-0355]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="348" url="" path="/1642Meliya_awal.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Asuhan Keperawatan Pada NY. W Dengan Mioma Uteri Di Ruang Bougenvil RSUD DR. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1685]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2017-12-15 14:57:00]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2017-12-15 17:32:47]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>