<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1688">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Keperawatan Pada NY. M Dengan Diabetes Mellitus Di Ruang Lavender RSUD Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wiwit Andreyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2016]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik dimana tubuh tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup sehingga terjadi kelebihan gula di dalam darah (Atun, 2010). Pada tahun 2012, prevalensi angka kejadian DM di dunia sebanyak 371 juta jiwa, dimana proporsi kejadian DM tipe 2 sebanyak 95% dari populasi dunia yang menderita diabetes mellitus dan hanya 5% dari jumlah tersebut menderita DM tipe 1 (International Diabetes Federation (IDF), 2013). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Diabetes Care tahun 2013 pada 12 negara di Asia menunjukkan bahwa angka pasien diabetes melitus tipe 2 masih tinggi, seperti di Malaysia sebesar 69,2% dan Thailand mencapai 53,5% (Diabetes Care, 2013).
Indonesia menduduki peringkat ke empat setelah China, India dan Amerika Serikat yang memiliki kejadian DM terbanyak. Menurut data International Diabetes Federation (IDF) (2011) angka kejadian DM di Indonesia pada tahun 2009 sebesar 7 juta jiwa. Berdasarkan data Riskesdas (2013) angka kejadian DM di Indonesia pada tahun 2013 sebesar 2,1% (12 juta jiwa), angka tersebut lebih tinggi dibanding dengan tahun 2012 sebesar 1,1%. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Tengah (2013), prevalensi DM tipe 1 di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2012 sebesar 0,09% dari jumlah keseluruhan populasi lebih tinggi dibanding tahun 2011 sebesar 
0,06% dari jumlah keseluruhan populasi. Prevalensi kasus DM tipe 2, mengalami peningkatan dari 0,55% dari jumlah keseluruhan populasi pada tahun 2011 menjadi 0,63% dari jumlah keseluruhan populasi pada tahun 2012.
Penyakit diabetes mellitus apabila tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada organ tubuh seperti mata, ginjal, jantung, pembuluh darah dan saraf. Komplikasi yang ditimbulkan bersifat akut dan kronik. Komplikasi akut berkaitan dengan efek peningkatan kadar gula darah secara tiba-tiba. Komplikasi kronik berkaitan dengan efek peningkatan kadar glukosa darah dalam waktu lama. Komplikasi tersebut dapat menyebabkan rentang hidup seseorang menurun, ketidakmampuan fisik, dan meningkatnya beban ekonomi bagi pasien maupun keluarga (Hartini, 2009). 
Terjadinya peningkatan angka pasien DM akan berdampak bagi kesehatan secara keseluruhan, karena DM merupakan penyakit kronis yang akan dialami oleh pasien seumur hidup. Komplikasi merupakan masalah serius yang dikhawatirkan pasien DM sehingga sangat berpengaruh terhadap penurunan kualitas hidup. Beberapa aspek dari penyakit ini yang mempengaruhi kualitas hidup untuk pasien diabetes mellitus, yaitu, (1) adanya tuntutan yang terus-menerus selama hidup pasien terhadap perawatan diabetes mellitus, seperti pembatasan atau pengurangan diet, pembatasan aktifitas, monitoring gula darah, (2) gejala yang timbul saat kadar gula darah turun ataupun tinggi (3) ketakutan akibat adanya komplikasi yang menyertai, dan (4) dan disfungsi seksual (Novitasari, 2012). 
Menurut Ana (2009) jika seseorang positif terkena diabetes maka sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter dan mengikuti anjuran dokter dengan penuh disiplin. Melakukan diet, karena diet merupakan langkah awal dari usaha untuk mengendalikan diabetes dan disertai olahraga secara teratur, dan tidak kalah pentingnya yaitu melakukan pemeriksaan darah untuk mengukur kadar gula dalam darah secara rutin..
Menurut data rekam medis RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata Kabupaten Purbalingga, hasil pra survey yang dilakukan oleh penulis pada tanggal 14 Februari 2016 tercatat bahwa kasus Diabetes Mellitus pada tahun 2015 adalah sebanyak 158 kasus, dari kasus tersebut terdiri dari jumlah p laki-laki sebanyak 58 dan perempuan sebanyak 100 pasien. Rata-rata pasien diabetes mellitus yang datang berobat ke RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata datang dengan kondisi belum mengetahui tentang penyakitnya dan baru terdeteksi terkena penyakit diabetes mellitus setelah berobat ke RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata. Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk melakukan asuhan keperawatan di RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata Pubalingga karena rumah sakit tersebut merupakan rumah sakit besar yang berada di kota Purbalingga dan banyak pasien berdatangan ke rumah sakit tersebut yang berasal dari desa-desa sekitar dan penyakit diabetes mellitus sering dijumpai di RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Diabetes Mellitus]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-0326]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="351" url="" path="/1645Wiwit_awal.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Asuhan Keperawatan Pada NY. M Dengan Diabetes Mellitus Di Ruang Lavender RSUD Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1688]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2017-12-15 15:13:23]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2017-12-15 17:31:58]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>