<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1698">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Ny. X Dengan Gangguan Persepsi Sensori:]]></title>
<subTitle><![CDATA[Halusinasi Pendengaran Di Wisma Dwarawati RSJ PROF. DR. Soerojo Magelang]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Triana Aprilyanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2016]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Gangguan   jiwa   merupakan   suatu   penyakit   yang  disebabkan   karena   adanya kekacauan pikiran,   persepsi   dan   tingkah   laku   dimana    individu   tidak  mampu menyesuaikan diri dengan diri sendiri, orang lain, masyarakat, dan lingkungan. Pengertian seseorang tentang gangguan jiwa berasal dari apa yang diyakini sebagai faktor penyebabnya.Adapun penyebab terjadinya gangguan jiwa terdiri dari faktor biologi, psikologis, dan sosio kultural (Stuart, 2007).
Ada dua jenis gangguan jiwa yang dapat ditemui di masyarakat, yaitu gangguan jiwa ringan dan gangguan jiwa berat. Gangguan jiwa ringan contohnya adalah gangguan mental emosional. Gangguan jiwa berat salah satunya adalah skizofrenia. Sebagian besar pasien yang dirawat di rumah sakit jiwa adalah pasien dengan gangguan jiwa berat skizofrenia. Skizofrenia adalah penyakit neurologi yang mempengaruhi persepsi, cara berpikir, bahasa, emosi, dan perilaku sosial pasien (Yosep,2011).
Stuart (2007) menyatakan bahwa pasien dengan diagnosis medis skizofrenia sebanyak 20% mengalamai halusinasi pendengaran dan penglihatan secara bersamaan, 70% mengalami halusinasi pendengaran, 20% mengalami halusinasi penglihatan, dan 10% mengalami halusinasi lainnya.  
Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa jenis halusinasi yang paling banyak diderita oleh pasien dengan skizofrenia adalah pendengaran.
Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan sensori persepsi yang dialami oleh  pasien gangguan jiwa, klien merasakan sensasi berupa suara, penglihatan, pengecapan,  perabaan, atau penghidungan tanpa stimulus nyata (Keliat,2011). Halusinasi merupakan bentuk yang paling sering dari gangguan sensori persepsi. Pasien yang mengalami halusinasi biasanya merasakan sensori palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan atau penghiduan (Direja, 2011). Sensori dan persepsi yang dialami pasien tidak bersumber dari kehidupan nyata, tetapi dari diri pasien itu sendiri. 
Halusinasi pendengaran adalah klien mendengar suara-suara yang tidak berhubungan dengan stimulasi nyata yang orang lain tidak mendengarnya (Dermawan, 2013). Sedangkan menurutKusumawati (2010) halusinasi pendengaran adalah  klien mendengar suara-suara yang jelas maupun tidak jelas, dimana suara tersebut bisa mengajak klien berbicara atau melakukan sesuatu.
Chaery (2009) menyatakan bahwa dampak yang dapat ditimbulkan oleh pasien yang mengalami halusinasi adalah kehilangan kontrol dirinya. Pasien akan mengalami panik dan perilakunya dikendalikan oleh halusinasi. Pada situasi ini pasien dapat melakukan bunuh diri (suicide), membunuh orang lain (homicide),bahkan merusak lingkungan. Untuk memperkecil dampak yang ditimbulkan halusinasi, dibutuhkan penanganan yang tepat.
Menurut data WHO, pada tahun 2013 jumlah penderita skizofrenia mencapai 450 juta jiwa di seluruh dunia. Prevalensi masalah kesehatan jiwa di Indonesia sebesar 6,55%. Angka tersebut tergolong sedang dibanding dengan negara lainnya. Prevalensi gangguan jiwa berat, seperti skizofrenia adalah 1,7 juta. Berdasarkan jumlah tersebut, ternyata 14,3% di antaranya atau sekitar 57.000 orang pernah atau sedang dipasung. Angka pemasungan di pedesaan adalah sebesar 18,2%. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan di perkotaan, yaitu  sebesar 10,7%.Di Jawa Tengah prevalensi gangguan jiwa berat, seperti skizofrenia adalah 2,3 per 1000 penduduk. (Riskesdas, 2013 ).
Hasil pra survey yang dilakukan pada tanggal 30 Desember 2015 di RSJ. Prof. Dr. Soerojo Magelang dari 8 wisma ada 128orang dengan gangguan jiwa, dari 128 orang dengan gangguan jiwa terdapat 10 orang mengalami defisit perawatan diri, 38 orang mengalami resiko perilaku kekerasan, 15 orang mengalami isolai sosial, 45 orang mengalami halusinasi dan 20 orang mengalami harga diri rendah, dari data tersebut masalah paling banyak adalah gangguan persepsi sensori : halusinasi dengan presentasi  sebesar 35%.
</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Asuhan Keperawatan Jiwa]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[halusinasi pendengaran]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[gangguan persepsi sensori]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-0308]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="361" url="" path="/1655Triana_awal.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Ny. X Dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran Di Wisma Dwarawati RSJ PROF. DR. Soerojo Magelang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1698]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2017-12-15 18:54:32]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2017-12-15 18:55:24]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>