<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2148">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Kebidanan Pada Ibu bersalin Fisiologis di Puskesmas Mandiraja 1 Banjarnegara]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Serli Setia Ningsih</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2018]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Persalinan merupakan proses pergerakan keluarnya janin, plasenta dan membran dari dalam rahim melalui jalan rahim. Proses ini berawal dari pembukaan dan dilatasi serviks sebagai akibat kontraksi uterus dengan frekuensi, durasi dan kekuatan yang teratur. Mula-mula kekuatan yang muncul kecil, kemudian terus meningkat sampai pada puncaknya pembukaan serviks lengkap sehingga siap untuk pengeluaran janin dari rahim ibu. Persalinan normal atau disebut juga partus spontan adalah lahirnya bayi pada letak belakang kepala dengan tenaga ibu sendiri tanpa bantuan alat-alat serta tidak melukai ibu dan bayi, umumnya berlangsung kurang dari 24 jam. Persalinan normal dianggap normal jika prosesnya terjadi pada usia kehamilan cukupbulan (setelah 37 minggu) tanpa disertai adanya penyulit (Rohani, dkk, 2011).    
Salah satu upaya untuk melaksanakan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas yaitu dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan dalam menolong persalinan berdasarkan teknik Asuhan Persalinan Normal (APN). APN merupakan asuhan yang bersih dan aman selama  persalinan dan setelah bayi lahir, serta upaya pencegahan komplikasi, terutama perdarahan pasca persalinan, hipotermia, dan asfiksia bayi baru lahir. Asuhan persalinan yang bersih dan aman sangat penting untuk meningkatkan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi (Rohani, dkk, 2010).
Upaya kesehatan ibu bersalin dilaksanakan dalam rangka mendorong agar setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih yaitu dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SPOG), dokter umum, dan bidan, serta diupayakan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Pencapaian upaya kesehatan ibu bersalin diukur melalui indikator presentase persalinan ditolong tenaga kesehatan terlatih. Indikator ini memerlihatkan diantaranya tingkat kemampuan pemerintah dalam menyediakan pelayanan persalinan berkualitas yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih (Kemenkes RI, 2016).
Cakupan pertolongan persalinan secara nasional pada tahun 2016 adalah sebesar 80,61%, dimana angka ini telah dapat memenuhi target Renstra Kementrian Kesehatan tahun 2016 yakni sebesar 77%. Sebagian besar provinsi (15 provinsi) telah dapat mencapai target renstra tersebut, dan selebihnya yakni sebanyak 19 provinsi belum dapat mencapai target. Empat provinsi dengan cakupan tertinggi adalah Nusa Tenggara Barat (100,02%), DKI Jakarta (97,29%), Kepulauan Riau (96,04%) dan Jawa Tengah (95,06%). Sedangkan empat provinsi dengan cakupan terendah adalah Maluku Utara (17,79%), Maluku (25,71%), Papua (39,18%) dan Kalimantan Tengah (42,08%) (Kemenkes RI, 2016).
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2016 sebesar (95,06%) mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan pencapaian tahun 2015 (94,96%) dan pencapaian tahun 2014 sebesar (95,02%). Disimpulkan setiap tahun cakupan persalinan mengalami peningkatan, dengan semakin naiknya angaka cakupan pertolongan persalinan menunjukan adanya tingkatan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan persalinan oleh tenaga kesehatan, adanya perencanaan persalinan yang baik dari ibu, suami maupun dukungan keluarga (Dinkes Jateng, 2016).
Berdasarkan data pertolongan persalinan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2015 sebesar 98,65 %, yang berarti semua persalinan di Kabupaten Banjarnegara telah ditangani/ ditolong oleh tenaga kesehatan yang kompeten di bidangnya, bila dibanding dengan tahun 2014 sebesar 98,2 % mengalami kenaikan. Target Standar Pelayanan Minimal untuk pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan tahun 2016 sebesar 90 %. Hal ini menunjukan bahwa cakupan persalinan dengan tenaga kesehatan Kabupaten Banjarnegara tahun 2016 sudah memenuhi standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan (Dinkes Banjarnegara, 2016).
Puskesmas Mandiraja 1 merupakan salah salah satu puskesmas PONED yang berada di Kabupaten Banjarnegara, Puskesmas Mandiraja 1 memberikan fasilitas pelayanan kesehatan berupa pelayanan umum, Keluarga Berencana (KB), Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), MTBS MTBM, Persalinan dan rawat inap. Berdasarkan hasil pra survey yang dilakukan pada bulan Oktober 2017 di Puskesmas Mandiraja1 Kabupaten Banjarnegara, pada tahun 2016 terdapat 882 ibu bersalin oleh tenaga kesehatan sebanyak 670 ibu bersalin normal (75,96%) adapun persalinan yang dirujuk sebanyak 212 ibu bersalin (24,04%) atas indikasi KPD, Riwayat SC, Kala 1 memanjang, Kala 2 lama. Bidan koordinator  Puskesmas Mandiraja 1 Kabupaten Banjarnegara juga mengatakan bahwa prosedur yang digunakan dalam persalinan di Puskesmas Mandiraja 1 Kabupaten Banjarnegara sudah menggunakan Asuhan Persalinan Normal (APN) 60 langkah. 
Dari uraian di atas sehingga penulis ingin mengetahui lebih dalam mengenai asuhan kebidanan pada ibu bersalin fisiologis dan tertarik untuk melakukan asuhan dengan judul Asuhan Kebidanan pada Ibu bersalin fisiologis di Puskesmas Mandiraja 1 Banjarnegara.
</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-2621]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="834" url="" path="/8b9f137e5373837fce43d1c0d4ef6873.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[asuhan kebidanan pada ibu bersalin fisiologis dan tertarik untuk melakukan asuhan dengan judul Asuhan Kebidanan pada Ibu bersalin fisiologis di Puskesmas Mandiraja 1 Banjarnegara]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2148]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-07-01 09:51:34]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-07-02 15:33:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>