<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2181">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Keperawatan Kerusakan Integritas Jaringan Pada Ny. P Dengan Diabetes Mellitus diruang Dahlia RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ade Nur Illafi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2018]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang berlangsung kronik dimana penderita diabetes tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif sehingga terjadi kelebihan gula didalam darah. Keadaan ini biasanya baru disadari penderita setelah terjadi komplikasi lanjut pada organ tubuhnya (Atun, 2010).
Penyakit Diabetes Mellitus (DM) dapat diklasifikasikan kedalam tiga kategori yaitu Diabetes Mellitus tipe 1, Diabetes Mellitus tipe 2 dan Diabetes Mellitus Gestational. Diabetes Mellitus tipe 1 adalah penyakit dimana sistem kekebalan tubuh menyerang β-cell yang berfungsi untuk memproduksi hormon insulin. Diabetes Mellitus tipe 2 adalah penyakit dimana jumlah produksi hormon insulin dalam tubuh tidak cukup untuk mengontrol kadar glukosa darah dalam tubuh dan Diabetes Mellitus Gestational adalah penyakit yang menyerang wanita dimana tingkat kadar glukosa darah menjadi tinggi pada masa kehamilan (International Diabetes Federation, 2013). 
Berdasarkan World Health Organization (WHO) tahun 2016 memperkirakan bahwa secara global, 422 juta orang dewasa berusia diatas 18 tahun yang hidup dengan diabetes pada tahun 2014. Hal ini juga didukung oleh  International Diabetes Federation (2013) bahwa prevalensi angka penderita Diabetes Mellitus (DM) pada tahun 2011 adalah 366 juta penderita dan mengalami peningkatan pada tahun 2013 menjadi 382 juta penderita dengan muncul dugaan bahwa 46% dari penderita tidak menyadari bahwa dirinya telah terkondisikan mengidap Diabetes Mellitus (DM). Secara estimasi dari tahun 2013 hingga tahun 2035 prevalensi penderita akan mencapai 592 juta penderita atau akan mengalami peningkatan sebesar 55% (International Diabetes Federation, 2013). Peningkatan penyakit ini sebagian besar akan terjadi di negara berkembang, disebabkan oleh pertumbuhan penduduk, penuaan, diet tidak sehat, obesitas dan gaya hidup yang menetap (WHO, 2016).
Menurut Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015, Sebanyak 110.702 kasus Diabetes Mellitus di Jawa Tengah yang terdiri dari  8.611 kasus (Insulin Dependent Diabetes Melitus) IDDM dan 102.091 (Non Insulin Dependent Diabetes Melitus ) NIDDM. Data dari Dinas Kesehatan Purbalingga tahun 2016 jumlah penderita Diabetes Mellitus yang ditemukan oleh puskesmas dan jaringannya sebanyak 1.148 kasus yang terdiri dari 143 kasus IDDM (Insulin Dependent Diabetes Melitus) dan 905 kasus NIDDM ( Non Insulin Dependent Diabetes Melitus (Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, 2016).
Penderita DM beresiko tinggi mengalami perubahan integritas kulit sebagai akibat penurunan atau tidak adanya sensasi akibat neuropati, penurunan perfusi jaringan akibat komplikasi kardiovaskular, dan infeksi. Selain itu penglihatan yang buruk meningkatkan resiko trauma, dan lesi terbuka lebih rentan terhadap infeksi dan perlambatan penyembuhan. Kerusakan kulit dan integritas jaringan, yang menyebabkan gangrene, khususnya sering terjadi dikaki ekstremitas bawah. Penderita DM memiliki resiko signifikan untuk mengalami gangrene di ekstremitas bawah. Neuropati perifer dapat mengakibatkan gangguan pada persepsi nyeri, hilangnya reflek tendon dalam, hilangnya sensasi posisi dan tekanan pada kulit, layuh kaki, perubahan bentuk kaki, dan perubahan tulang dan sendi. Penyakit vaskuler perifer dapat menyebabkan klaudikasi intermiten, tidak ada denyut nadi, keterlambatan pengisian vena saat ditinggikan, rubor terganggu, dan gangren. Cedera, lesi, dan perubahan hidrasi kulit menyebabkan memperkuat infeksi, memperlambat penyembuhan, dan kehilangan jaringan pada penyandang DM (LeMone et al, 2017).
Berdasarkan catatan data pra survey yang diperoleh dari RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibra didapatkan data 4 tahun terakhir pasien diabetes mellitus, pada tahun 2014 terdapat 56 pasien, pada tahun 2015 terdapat 159 pasien, pada tahun 2016 terdapat 173 pasien, dan pada tahun 2017 terdapat 98 pasien. Dalam hal ini maka diperlukan asuhan keperawatan secara komprehensif untuk dapat mengatasi Diabetes Mellitus khususnya pada masalah kerusakan integritas jaringan. Berdasarkan data yang telah disebutkan dalam latar belakang penulis tertarik untuk mengambil studi kasus tentang “Asuhan Keperawatan Kerusakan Integritas Jaringan Pada Ny. P Dengan Diabetes Mellitus diruang Dahlia RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga”.
</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-2654]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="867" url="" path="/b24c07c398521b5ece4a8fd1b08f349e.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Asuhan Keperawatan Kerusakan Integritas Jaringan Pada Ny. P Dengan Diabetes Mellitus diruang Dahlia RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2181]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-07-02 11:01:44]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-07-02 11:02:25]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>