<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2260">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Keperawatan pada Tn. S dengan TB paru selama tiga hari di ruang kenanga RSUD. Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fika Aning Tias</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2018]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tuberkulosis paru (TB paru) merupakan suatu penyakit infeksi yang dapat menyerang berbagai organ, terutama parenkim paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis dengan gejala yang bervariasi. Penyakit ini umumnya menular melalui (droplet nuclei) atau dahak dari penderita TB paru Bakteri Tahan Asma (BTA) positif. Penyakit ini benyak menyerang kelompok usia produktif, dan kebanyakan berasal dari kelompok sosial ekonomi rendah dengan tingkat pendidikan yang rendah (Somantri, 2008)
		Tuberkulosis merupakan infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang dapat menyerang pada berbagai organ tubuh mulai dari paru dan organ dari luar paru seperti kulit, tulang, persendian, selaput otak, usus sert ginjal yang sering di sebut dengan ekstrapulmonal TBC (Chandra, 2012).
		Menurut Hiswani yang dikutip dari WHO, sedikitnya dalam periode setahun ada sekitar 1 juta perempuan yang meninggal aicibat TB paru, dapat disimpulkan bahwa pada kaum perempuan lebih banyak terjadi kematian yang disebabkan oleh TB-paru dibandingkan dengan akibat proses kehamilan dan persalinan. Pada jenis kelamin laki-laki penyakit ini lebih tinggi karena merokok tembakau dan minum alkohol sehingga dapat menurunkan system pertahanan tubuh, sehingga lebih mudah terpapar dengan  penyebab TB-paru.
Berdasarkan data dari WHO Global Tuberkulosis Report 2016 menyatakan bahwa Indonesia dengan jumlah penduduk 254.831.222, menempati posisi kedua dengan beban TB tertinggi di dunia. TB di Indonesia juga merupakan penyebab nomer empat kematian setelah penyakit kardiovaskuler. Survai memperkirakan prevalensi TB sebesar 660/100.000 atau berati bahwa 0,65% populasi Indonesia menderita TB, atau setara 1.600.000 kasus TB, dimana tiap tahun terjadi 1.000.000 kasus baru. Sementara case detection rate hanyalah sebesar 33% atau sekitar 670.000 untuk kasus-kasus yang hilang.
	 	Kasus TB di Jawa Tengah tahun 2016 sebesar 118 per 100.000 penduduk, hal ini menunjukkan bahwa penemuan kasus TB di Jawa Tengah mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2015 yaitu 117 per 100.000 penduduk. Kabupaten/kota dengan CNR seluruh kasus TB tertinggi adalah Kota Magelang yaitu 791,0 per 100.000 penduduk, diikuti Kota Tegal (505,6 per 100.000 penduduk), dan Kota Surakarta (370,5 per 100.000 penduduk). Kabupaten/kota dengan CNR seluruh kasus TB terrendah adalah Kabupaten Magelang yaitu 38,8 per 100.000 penduduk, diikuti Jepara (40,9 per 100.000 penduduk, dan Boyolali (50,9 per 100.000 penduduk). (Profil kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016)
		Berdasarkan data profil kesehatan Indonesia (2017) angka penemuan penderita TBC dengan BTA (+)/ Case Detection Rate (CDR) di kabupaten purbalingga mengalami peningkatan dari 54,54% pada tahun 2012 menjadi 61,15% di tahun 2013 namun masih di bawah target nasional sebesar 70,00%. Mulai tahun 2014 CDR diganti menjadi Case Notification Rate (CNR) dan campaian CNR tahun 206 di Kabupaten Purbalingga untuk khasus baru BTA+ adalah 53,15 per 100.000 penduduk, CNR seluruh kasus 110,83 per 100.000 penduduk.
		Penulis memilih tempat di Purbalingga karena di Kabupaten Purbalingga tersebut angka kejadian TBC masih tinggi, kemudian mayoritas penderita TBC berobat ke RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga, oleh karena itu penulis memilih rumah sakit tersebut sebagai tempat penelitian. Berdasarkan pra survey yang dilakukan pada Tanggal 18 Desember 2017 didapatkan hasil jumlah pasien pada tahun 2015 sebesar 120, tahun 2016 sebesar 125, pada pertengahan tahun 2017 mencapai 95 kasus. Dari data tersebut sekitar 80% penderita Tuberculosis mengalami gangguan ketidakefektifan bersihan jalan nafas, yang mana masalah tersebut hampir selalu muncul pada penderita tuberculosis paru (Rekam medik RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga, 2017)
		Berdasarkan latar belakang di atas dan data yang ada maka penulis tertarik melakukan penelitian “Asuhan Keperawatan pada Tn. S dengan TB paru selama tiga hari di ruang kenanga RSUD. Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada tahun 2017 yang meliputi tahap pengkajian sampai dengan evaluasi.
</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-2733]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="946" url="" path="/05b8ad3d3395c1bf3423f3f3445a71db.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Asuhan Keperawatan pada Tn. S dengan TB paru selama tiga hari di ruang kenanga RSUD. Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2260]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-07-04 13:47:28]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-07-04 13:48:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>