<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2278">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pravalensi mengiggil pada pasien operasi di instalansi bedah sentral (IBS) RSUD Ajibarang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Martanto</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Purwokerto]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Tindakan operasi merupakan suatu penanganan secara invasif yang dilakukan untuk mendiagnosa atau untuk mengobati penyakit , injuri, atau deformitas tubuh yang akan menciderai jaringan yang dapat menimbulkan perubahan fisiologis tubuh dan mempengaruhi organ tubuh lainnya.Salah satu efek samping tindakan operasi dan anestesi adalah menggigil atau shivering. Menggigil menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien, hal ini menimbulkan peningkatan laju metabolisme menjadi lebih dari 400%, dan meningkatkan intensitas nyeri pada daerah luka akibat tarikan luka operasi
.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran prevalensi atau kejadian menggigil pada pasien operasi di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Ajibarang.

Design penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel  yang digunakan adalah aksidental sampling sejumlah 97 pasien di IBS RSUD Ajibarang. Instrument penelitian yang digunakan yaitu lembar ceklist observasi dengan skala menggigil yang digunakan adalah Bedside Shivering Assesment Scala. Analisis statistik  menggunakan analisis univariate. 

Hasil penelitian didapatkan pasien menggigil sebanyak 42,3%, 

Kesimpulan dari penelitian ini bahwa menggigil mungkin tidak berhubungan dengan beberapa karakteristik yang digunakan karena berdasarkan hasil penelitian ini kejadian mengigil lebih diperberat dengan suhu kamar operasi dan lama waktu operasi.

Kata kunci	: Menggigil, post operasi, tindakan anestesi, Instalasi Bedah sentral.
</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[UHB-1110]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="966" url="" path="/453c532648b9faa5a5d645a8e14d5d36.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pravalensi mengiggil pada pasien operasi di instalansi bedah sentral (IBS) RSUD Ajibarang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2278]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-12-18 08:10:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-12-18 08:11:14]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>