<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2307">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian serangan asma di wilayah kerja puskesmas 1 cilongok]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Amanatul Ngasyaroh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Purwokerto]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Kecemasan merupakan bagian kehidupan sehari-hari dan merupakan gejala yang normal pada manusia. Stres atau gangguan emosi dapat menjadi pencetus asma pada beberapa individu. Salah satu respon terhadap stres adalah cemas. Asma merupakan salah satu kelainan paru-paru paling banyak terjadi dan bervariasi, dapat menimbulkan serangan sesak napas dan mengi yang berulang. 
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian serangan asma di Wilayah Kerja Puskesmas 1 Cilongok.
Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan pusrposive sampling sebanyak 44 responden dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Instrumen dalam penelitian ini yaitu Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Asthma Control Test (ACT). Uji statistik univariat dan bivariat yang digunakan adalah spearmen rank.
Hasil penelitian menunjukkan diketahui bahwa dari 44 responden 28 responden (63,6%) dengan kecemasan ringan dan 29 responden (65,9%) mengalami serangan asma terkontrol sebagian. Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan tingkat kecemasan dengan kejadian serangan asma di Wilayah Kerja Puskesmas 1 Cilongok dengan nilai p-value  0,000 < α 0,05.

Kata kunci: Tingkat kecemasan, kejadian serangan asma
</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[UHB-1139]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="994" url="" path="/765967cae97340fe099338e69e0e2ccf.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian serangan asma di wilayah kerja puskesmas 1 cilongok]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2307]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-12-18 10:51:08]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-12-18 10:53:36]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>