<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="550">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Hubungan Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD Post Plasenta Dengan Kejadian Ekspulsi Pada Akseptor IUD di Puskesmas Kembaran 1]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Iin Rohati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2014]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Masalah kematian dan kesakitan ibu di Indonesia merupakan  salah satu masalah yang perlu ditangani dengan menekan pertumbuhan penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB). Metode pemasangan IUD yang dianjurkan adalah post plasenta karena dapat mengurangi risiko infeksi, perforasi dan perdarahan namun berisiko mengalami ekspulsi lebih tinggi. Puskesmas kembaran 1 mempunyai akseptor IUD tertingi di Kabupaten Banyumas yaitu sebanyak 253 akseptor dengan kejadian ekspulsi yang tertinggi yaitu ada  96 akseptor. 

	Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan alat kontrasepsi IUD post plasenta dengan kejadian ekspulsi pada akseptor IUD di Puskesmas Kembaran 1 tahun 2013. 

	Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Sampel penelitian ini adalah semua ibu  yang menggunakan kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) yaitu sejumlah 253 akseptor. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. 

	Hasil penelitian menunjuk kan bahwa sebagian besar responden menggunakan IUD bukan post plasenta sebanyak 138 responden (54,5%). Sebagian besar IUD yang digunakan responden tidak ekspulsi sebanyak 157 responden (62,1%). Tidak ada hubungan antara penggunaan alat kontrasepsi IUD post plasenta dengan kejadian ekspulsi pada akseptor IUD di Puskesmas Kembaran tahun 2013 dengan p-value = 0,288.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Ekspulsi]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[IUD Post Plasenta]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Akseptor IUD]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[620]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-534]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[550]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>