<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="660">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR FISIOLOGIS BY. NY K UMUR 0 JAM DI RSUD HJ. ANNA LASMANAH BANJARNEGARA TAHUN 2015]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Laily Nurcahyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2015]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang : Di Indonesia angka kematian bayi (AKB) tahun 2012  19/1000 kelahiran hidup. Sedangkan AKB di provinsi Jawa Tengah pada tahun 2013 yaitu sebesar 10,41/1.000 kelahiran hidup. Dari data dinas kesehatan kabupaten Banjarnegara AKB pada tahun 2013 adalah 16,61/1.000 kelahiran  hidup, serta hasil dari survey yang diperoleh dari sub bagian Rekam Medis RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara pada tahun 2014 terdapat kematian bayi sebanyak 71 dan kelahiran sebanyak 2137 bayi. Khususnya diruang Teratai terhitung dari data 1 Januari 2015 sampai 4 Februari 2015 terdapat 148 bayi baru lahir normal dan diruang Perinatal terdapat 52 bayi patologi. Sehubungan AKB di Kabupaten Banjarnegara masih tinggi, yang terjadi pada periode neonatal. Dan masa  transisi (0-24) merupakan masa yang paling kritis bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi dimana pada masa tersebut bayi rentan mengarah ke keadaan patologis maka dibutuhkan asuhan bayi baru lahir yang segera dan tepat. 

Pembahasan : Pengkajian, interpretasi data, , identifikasi diagnose atau masalah potensial, identifikasi kebutuhan akan tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, tidak terdapat kesenjangan antara lahan dan teori.  

	Simpulan, saran :  

Penulis menyarankan kepada tenaga kesehatan di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada bayi baru lahir  agar meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Asuhan Bayi Baru Lahir fisiologis]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Umur 0 Jam]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[620]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-646]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[660]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>