<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="724">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR BY. NY. S UMUR 0 JAM DI RUANG VK RSUD AJIBARANG TAHUN 2015]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Marliana Saputri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2015]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar belakang penelitian: Data Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas tahun 2012 jumlah bayi baru lahir sebanyak 28.005 kelahiran dan pada tahun 2013 jumlah bayi baru lahir di kabupaten Banyumas sebanyak 28.608 kelahiran. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa jumlah bayi baru lahir di kabupaten   Banyumas   mengalami   peningkatan   yaitu   sebanyak   6,03   %. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Februari di RSUD Ajibarang tahun 2013 bayi baru lahir sebanyak 1141 kelahiran dan pada tahun 

2014   bayi baru lahir sebanyak 1318 kelahiran. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa pada bayi baru lahir pada tahun 2014 mengalami peningkatan yaitu  sebanyak  17,7%.  Tidak tepatnya  penanganan  pada  bayi  baru  lahir akan menyebabkan kelainan-kelaianan yang dapat menyebabkan cacat seumur hidup bahkan kematian 

Pembahasan: Asuhan pada By. Ny. S antara lain jaga kehangatan bayi, pemotongan dan pengikatan tali pusat, perawatan tali pusat, Inisiasi Menyusu Dini (IMD), pemeriksaan fisik (head to toe), pengukuran antropometri, pemberian suntikan vitamin K, pemberian tetes mata dan pemberian identitas diri. 

Simpulan dan Saran: Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan 7 langkah Varney tidak ada kesenjangan antara lahan dan teori. Saran bagi RSUD Ajibarang, selalu menerapkan Inisiasi Menyusu Dini dalam asuhan kebidanan pada semua bayi baru lahir sebagai  prosedur tetap di ruang VK RSUD Ajibarang.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[620]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-714]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[724]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>