<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="828">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Efektifitas Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Terapi Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Insomnia Pada Lansia Di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Novida Ayu Mahartika</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Fakultas Ilmu Kesehatan SHB]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES Harapan Bangsa]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2014]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar belakang: Insomnia merupakan permasalahan yang paling sering dialami oleh lansia.  Di Indonesia, angka penduduk yang mengalami insomnia paling banyak dialami oleh kelompok lansia yaitu sebesar 59%.  Tingginya masalah tidur yang terjadi pada lansia memerlukan penanganan yang sesuai untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan tidur, diantaranya pemberian terapi relaksasi otot progresif dan relaksasi napas dalam.   

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas pemberian terapi relaksasi otot progresif dan terapi relaksasi napas dalam terhadap penurunan insomnia pada lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap.  Desain penelitian ini adalah quasy eksperimental dengan rancangan two group comparation pretest-posttest design, dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden yang diambil dengan teknik quota sampling.   

Metode: Dari hasil penelitian didapat jumlah umur responden terbanyak yang diberikan terapi relaksasi otot progresif yaitu pada kelompok umur 60-74 sebanyak 6 (60%) responden.  Sedangkan jumlah umur responden terbanyak yang diberikan terapi relaksasi napas dalam yaitu pada kelompok umur 60-74 tahun sebanyak 8 (80%) responden.  Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin yang diberikan terapi relaksasi otot progresif didapatkan hasil 3 (30%) jenis kelamin laki-laki dan 7 (70%) jenis kelamin perempuan.  Sedangkan yang diberikan terapi relaksasi napas dalam sebanyak 6 (60%) jenis kelamin laki-laki dan 4 (40%) jenis kelamin perempuan.   

Hasil: Hasil uji statistik menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan  bahwa tidak ada perbedaan efektifitas antara terapi relaksasi otot progresif dan terapi relaksasi napas dalam terhadap penurunan insomnia pada lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap.  Terlihat dari nilai probabilitas sebesar 0.965 yang artinya lebih besar dibandingkan nilai signifikansi (0.05).</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[terapi relaksasi napas dalam]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[terapi relaksasi otot progresif]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[insomnia]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[620]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository UHB Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[SHB-821]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan SHB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[828]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-29 15:15:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>