Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research


Detail Cantuman

Kembali

Asuhan Keperawatan Pada Ny. I dengan CHF di ruang ICU RSUD Prof. Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga

XML
Pengarang
Habib Nurdiantoro - Personal Name
Pernyataan Tanggungjawab
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Bahasa
Indonesia
Penerbit
STIKES Harapan Bangsa
Tahun Terbit
2018
Tempat Terbit
Fakultas Ilmu Kesehatan SHB
Deskripsi Fisik

Abstract

Penyakit gagal jantung yang dalam istilah medisnya disebut dengan Heart Failure atau Cardiac failure, merupakan suatu keadaan darurat medis dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung seseorang setiap menitnya curah jantung (cardiac output) tidak mampu memenuhi kebutuhan normal metabolisme tubuh (Nugroho dkk, 2016). Gagal jantung sering disebut gagal jantung kongestif, adakah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah yang adekuat untuk memenuhi kebutuhan jaringan akan oksigen dan nutrisi. Istilah gagal jantung kongestif paling sering digunakan kalau terjadi gagal jantung sisi kiri dan sisi kanan (Smeltzer, 2013).
Organisasi kesehatan dunia melaporkan satu dari tiga orang di seluruh dunia meninggal karena penyakit kardiovaskuler, sejumlah 4,8 juta penduduk Amerika, sekitar 400.000 penduduk yang terdiagnosa terkena penyakit gagal jantung kongestif pertahunnya, 1,5%-2% orang dewasa di Amerika Serikat menderita Congestive Heart Failure (CHF), terjadi 700.000 perawatan di rumah sakit per tahun, Di Inggris, sekitar 100.000 pasien dirawat di rumah sakit setiap tahun untuk gagal jantung, mempresentasikan 5% dari semua perawatan medis dan menghabiskan lebih dari 1% dana perawatan kesehatan nasional (Siska, 2013).
Gagal jantung adalah komplikasi utama penyakit jantung, disebabkan abnormalitas fungsi pemompaan. Jantung tidak mampu membawa darah secara efektif untuk memenuhi kebutuhan metabolik. Masalah – masalah yang ditimbulkan mencakup disfungsi akut bilik jantung kiri biasanya karena aritmia dan infarktus otot jantung, dan kegagalan kronis karena kelebihan cairan, biasanya pada penyakit jantung valvular. Gagal jantung membahayakan kontraktilitas otot, denyut jantung, ventrikular preload dan ventricular afterload. Sekalipun kebanyakan jantung dapat menoleransi beberapa perubahan di atas, melakukannya; akibatnya adalah gagal jantung. Hasil tindakan pada penyakit awal biasanya baik. Prognosis jangka panjang dapat bervariasi, bergantung pada keparahan penyakit dan kondisi – kondisi terkait (DiGiulio, Jackson, dan Keogh 2014).
Congestive Heart Failure (CHF) merupakan penyakit kardiovaskuler penyebab utama dari banyak kematian di dunia, sekitar 13 juta jiwa meninggal tiap tahunnya, dan angka tersebut meningkat dari tahun ke tahun (Wijaya dan Putri, 2013). Di Indonesia, data dari Departemen Kesehatan tahun 2008 menunjukan pasien yang diopname dengan diagnosis CHF mencapai 14.449 penderita (Depkes, 2008).
Pada tahun 2012 di Jawa Tengah terdapat 520 penderita CHF dan menjalani rawat inap. Selain itu, penyakit yang paling sering memerlukan perawatan ulang di rumah sakit adalah gagal jantung (readmission), walaupun pengobatan dengan rawat jalan telah diberikan secara optimal. Tanda dan gejala secara umum pada pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler CHF yaitu pada awal tanda – tanda yang muncul pasien mengalami kelelahan, sesak nafas, basilar rales karena kelebihan cairan, nocturia, positive hepatojogular refflux karena kongesti lever, dan suara jantung S3 yaitu suara lembut disebabkan oleh vibrasi dinding bilik jantung karena pengisian yang cepat. Ini terdengar setelah S2 jantung terdengar.Terdengar pada puncak bilik jantung kiri, ruang rongga keempat sepanjang garis mid – klavikular. Terdengar baik jika pasien berbaring ke kiri. Biasanya mengindikasikan gagal jantung (DiGiulio, Jackson, dan keogh 2014).
Berdasarkan hasil prasurvey di rekam medik RSUD Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga tercatat selama kurun waktu 1 tahun ( 1 Januari - 31 Desember 2015) terdapat kasus CHF sebanyak 1.473 kasus. Angka kejadian CHF setiap tahunya meningkat dibandingkan dengan kejadian tahun 2016 sebanyak 1.617 kasus. Jumlah penderita CHF yang dirawat di ruang ICU RSUD Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada tahun 2015 sebanyak 11 laki-laki dan 8 perempuan, dan terjadi peningkatan pada tahun 2016 sebanyak 15 laki-laki dan 11 perempuan
Pada pertengahan tanda – tanda yang muncul pada pasien CHF adalah pasien batuk, orthopnea, tidak nyaman di abdomen kanan atas karena hepatomegali, cardiac ralles, edema dan cardiomegaly. Pada akhir tanda – tanda yang muncul pada pasien dengan CHF yaitu terjadi edema umum karena fungsi pompa tidak efektif, dahak berbusa atau merah muda
Berdasarkan pengamatan penulis selama praktek karena permeabilitas kapiler (DiGiulio, Jackson, dan Keogh, 2014). Tiga hari di ICU RSUD Prof. Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga, penulis menemukan bahwa pasien dengan CHF memiliki gangguan dalam bernafas ditandai dengan pasien terpasang oksigen dan diposisikan semifowler, kemudian dalam beraktifitas mobilitas pasien terganggu ditandai dengan aktivitas pasien seperti duduk, berbaring dan berjalan masih dalam bantuan perawat dan keluarga. Kurangnya pengetahuan pasien dan keluarga mengenai proses terjadinya CHF dan tanda gejala CHF menjadi masalah yang serius dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan CHF.
Berdasarkan adanya fenomena tersebut dan pengamatan penulis selama praktek di ruang ICU RSUD Prof. Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga, penulis tertarik untuk membuat Asuhan Keperawatan Pada Ny. I dengan CHF di ruang ICU RSUD Prof. Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.


URL : https://repository.uhb.ac.id/index.php?p=show_detail&id=2274
APA Citation
Habib Nurdiantoro. (2018). Asuhan Keperawatan Pada Ny. I dengan CHF di ruang ICU RSUD Prof. Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id




© 2018. UPT Perpustakaan - Universitas Harapan Bangsa, Formerly STIKes Harapan Bangsa Purwokerto, www.uhb.ac.id.
This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3 II SLiMS distro version ETD
Made by The Happy Team :-D
web
statistics

SHB YPDP