Komplikasi yang timbul karena perjalanan partus lama adalah mengalami kelelahan sehingga berpengaruh pada kondisi janin dalam rahim. Janin dapat mengalami asfiksia ringan sampai terjadi kematian dalam rahim. Persalinan yang berlangsung lama dapat menimbulkan komplikasi baik terhadap ibu maupun pada bayi, dan dapat meningkatkan angka kematian bayi dan ibu. Pada janin akan terjadi infeksi, cedera dan asfiksia yang dapat meningkatkan kematian bayi. Angka kejadian asfiksia di RSUD Cilacap pada tahun 2013 sebanyak 303 kasus (10,36%) dari total 2923 bayi baru lahir.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persalinan lama dengan kejadian asfiksia neonatorum pada bayi baru lahir di RSUD Cilacap tahun 2013.
Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan study korelasi, dengan pendekatan retrospektif. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, sampel penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir di RSUD Cilacap Tahun 2013 sebanyak 2281 bayi baru lahir. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan analisa Chi-Square.
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden tidak mengalami persalinan lama sebanyak 1760 responden (77,2%), sebagian besar responden tidak mengalami asfiksia sebanyak 1978 responden (86,7%) dan ada hubungan antara persalinan lama dengan kejadian asfiksia (þ-value (0,0001) <α (0,05)).
. (2014). Hubungan Persalinan Lama Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum Pada Bayi Baru Lahir di RSUD Cilacap Tahun 2013. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id