Latar belakang : Abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus dengan berat antara 500 gram atau usia kehamilan kurang dari 20 minggu. Salah satu klasifikasi abortus spontan adalah abortus inkompletus. Abortus inkompletus adalah keluarnya sebagian hasil konsepsi dari kavum uteri, tetapi masih ada yang tertinggal, umur kehamilan 20 minggu dan berat janin kurang dari 500 gram. Angka kejadian abortus inkomplitus di RSUD Kebumen pada tahun 2010 sebanyak 313 kasus.
Tujuan : Mengetahui Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Abortus Inkompletus di RSUD Kebumen Kabupaten Kebumen Tahun 2010.
Metode : Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif berdasarkan data sekunder yang diambil dengan menggunakan master tabel dan jenis penelitian adalah restropektif dengan jumlah sampel sebanyak 313 kasus.
Hasil : Sebagian besar ibu hamil yang mengalami abortus inkomplitus yaitu ibu hamil yang berumur> 35 tahun sebanyak 30 responden (47,6%). Ibu hamil yang mengalami abortus inkomplitus paling banyak yaitu multigravida sebanyak 39 responden (61,9%). Ibu hamil yang pernah mengalami abortus sebanyak 11 responden (17,5%). Ibu hamil mempunyai riwayat penyakit sebanyak 7 responden (11,1%).
Kesimpulan : Karakteristik ibu hamil dengan kejadian abortus inkomplitus paling banyak dialami oleh ibu usia> 35 tahun, paritas multigravida, ibu hamil yang tidak punya riwayat penyakit dan abortus.
Karakteristik Ibu hamil abortus inkomplitus
. (2011). Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kejadian Abortus Inkomplitus Di Rsud Kebumen Kabupaten Kebumen Tahun 2010. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id