Latar belakang : Data yang diperoleh dari Kabupaten Banyumas tanggal 1 Januari-31 Desember 2011 tercatat 1.095 balita bawah garis merah. Dibandingkan angka BGM di wilayah kerja Puskesmas Kembaran I sebanyak 92 balita dan di wilayah kerja Puskesmas Cilongok II sebanyak 87 BGM. Wilayah kerja Puskesmas Banyumas menduduki angka tertinggi BGM yaitu sebanyak 94 balita bawah garis merah.
Tujuan : mengetahui karakteristik keluarga yang mempunyai balita bawah garis merah di Puskesmas Banyumas Kabupaten Banyumas Tahun 2010 berdasarkan pendidikan orangtua, pekerjaan orangtua, dan jumlah anggota keluarga.
Metode : jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif berdasarkan data sekunder yang diambil dengan menggunakan master tabel dengan jumlah sampel sebanyak 93 keluarga yang mempunyai balita Bawah Garis Merah.
Hasil : Karakteristik Keluarga yang Mempunyai Balita Bawah Garis Merah di Puskesmas Banyumas Kabupaten Banyumas Tahun 2010 sebagian besar orangtua mempunyai pendidikan SD yaitu pendidikan bapak 61 responden (65,6%) dan pendidikan ibu 64 responden (68,8%). Sebagian besar pekerjaan bapak sebagai Buruh sebanyak 50 responden (53,76%) dan pekerjaan ibu sebagai IRT sebanyak 90 responden (96,76%) serta sebagian besar mempunyai anggota keluarga ≤ 4 anggota keluarga 53 responden (57%).
Kesimpulan : Karakteristik Keluarga yang Mempunyai Balita Bawah Garis Merah di Puskesmas Banyumas Kabupaten Banyumas Tahun 2010. Sebagian besar orangtua mempunyai pendidikan SD, Pekerjaan bapak sebagai Buruh dan ibu sebagai IRT serta mempunyai anggota keluarga ≤ 4 anggota keluarga.
BGM Karakteristik Keluarga
. (2011). Karakteristik Keluarga Yang Mempunyai Balita Bawah Garis Merah Di Puskesmas Banyumas Kabupaten Banyumas Tahun 2010. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id