Latar Belakang : Kematian bayi di Indonesia sebanyak 57 % meninggal pada masa neonatal (usia di bawah 1 bulan). Penyebab kematian bayi ke-2 adalah asfiksia yaitu 33,6 %. Salah satu faktor penyebab tidak langsung asfiksia adalah induksi persalinan.
Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberian induksi persalinan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir.
Metode : Metode Penelitian ini adalah deskriptif analitik berdasarkan data sekunder dari rekam medik, menggunakan pendekatan cross sectional terhadap 755 responden yang sudah memenuhi kriteria inklusi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo pada bulan Juni.
Hasil : Hasil analisis uji statistik didapatkan. Pada df 1 dengan taraf signifikasi 95 % didapatkan P value 0,000 (p < 0,05) sehingga dinyatakan ada hubungan signifikan antara kedua variabel. X hitung terbaca positif.
Kesimpulan : Ada hubungan antara pemberian induksi persalinan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2010.
Induksi Persalinan asfiksia
. (2011). Hubungan Pemberian Induksi Persalinan Dengakejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2010. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id