Penyebab utama kematian bayi baru lahir atau neonatal di dunia 23% merupakan bayi lahir dengan asfiksia neonatorum dan trauma. Faktor yang diketahui dapat menjadi penyebab terjadinya asfiksia neonatorum pada bayi baru lahir, diantaranya adalah faktor ibu, tali pusat dan bayi. Berdasarkan survey yang dilakukan peneliti di RSUD Prof.Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pada tahun 2012 terdapat 477 kasus asfiksia neonatorum dari 5680 persalinan (8,4%), kemudian pada tahun 2013 meningkat menjadi 848 dari 5.862 persalinan (14,5%).
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor ibu yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2013.
Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan pendekatan case control. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan quota sampling, sampel penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pada Tahun 2013 sebanyak 100 responden. Alat ukur yang digunakan master tabel dan jenis data adalah data sekunder. Analisa data menggunakan univariat dan bivariate dengan chi-square
Ada hubungan antara usia ibu saat melahirkan (þ-value (0,0001)), umur kehamilan (þ-value (0,006)), riwayat pre eklamsia / eklamsi (þ-value (0,026)), dan paritas (þ-value (0,001)) dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2013
Asfiksia Neonatorum Faktor-faktor ibu
. (2014). Faktor-Faktor Ibu yang Berhubungan dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2013. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id