Kualitas hidup dan penundaan proses penuaan atau perubahan fisiologis pada golongan lanjut usia dapat dilakukan dengan latihan olahraga. Namun bagi kaum usia lanjut harus berhati-hati dalam menentukan program latihanya, karena di dalam latihan olahraga selain memberikan manfaat tapi juga memberikan risiko atau dampak. Senam lansia adalah salah satu bentuk olahraga yaitu latihan fisik yang memberikan pengaruh baik terhadap tingkat kemampuan fisik lanjut usia, bila dilaksanakan dengan baik dan benar. Senam atau latihan fisik sering diidentifikasi sebagai suatu kegiatan yang meliputi aktifitas fisik yang teratur dalam jangka waktu dan intensitas tertentu. Senam merupakan bagian dari usaha menjaga kebugaran termasuk kesehatan jantung dan pembuluh darah, dan sebagai bagian dari program retabilitas bagi mereka yang telah menderita.
Penlitian ini bertujuan untuk Mengetahui kualitas hidup pada lansia berdasarkan kebiasaan melakukan senam lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap.
Jenis penelitian yang digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia yang mempunyai kebiasaan melakukan senam lansia dan yang tidak melakukan senam lansia. Pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling dengan jumlah sampel 69 responden.
Hasil penelitian ini adalah lansia yang mempunyai kebiasaan melakukan senam lansia sebagian besar memiliki kualitas hidup sedang yaitu sebanyak 22 responden (50%) dan lansia yang tidak melakukan senam lansia sebagian besar memiliki kualitas hidup rendah yaitu sebanyak 14 responden (56%)
lansia Kualitas Hidup senam lansia
. (2013). Gambaran Kualitas Hidup Pada Lansia Berdasarkan Kebiasaan Melakukan Senam Lansia Di Unit Rehabilitasi Sosial Dewanata Cilacap 2013. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id