Apendisitis adalah penyebab utama inflamasi akut dikuadran kanan bawah abdomen dan penyebab tersering pembedahan abdomen darurat. Apendisitis dapat dialami oleh semua kelompok usia, apendisitis paling sering terjadi antara usia 10 dan 30 tahun (Brunner & Suddart, 2013). Apendisitis adalah suatu peradangan pada apendiks yang berbentuk cacing yang berlokasi dekat katup ileosekal (Reksoprojo, 2005). Hal ini terjadi karena adanya kebiasaan dan pola hidup dari masyarakat yang tidak teratur seperti makan makanan rendah serat sehingga bermasalah dalam saluran pencernaan dan mengakibatkan terjadinya konstipasi dapat meningkatkan tekanan intrasekal yang mengakibatkan timbulnya sumbatan fungsional apendiks dan meningkatkan pertumbuhan kuman pada kolon, hal ini akan mempermudah timbulnya apendisitis akut. Penyebab lain apendisitis berupa erosi mukosa karena parasit seperti Entamoeba Histolitika, hyperplasia jaringan limpoid serta tumor apendiks (Sjamsuhidajat, 2005).
Tujuan Umum Mendiskripsikan asuhan keperawatan pada Tn. W dengan post appendectomy di ruang Kenanga RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
Evaluasi semua masalah keperawatan terdapat masalah keperawatan yang teratasi sebagian yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisik, kerusakan integritsa kulit berhubungan dengan faktor mekanik (operasi), resiko infeksi berhubungan dengan luka pasca operasi. Untuk masalah keperawatan yang teratasi sebagian, penuis delegasikan kepada perawat ruangan untuk melanjutkan intervensi yang ada sehingga masalah dapat teratasi seluruhnya.
Asuhan Keperawatan Post Appendectomy
. (2015). ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.W DENGAN POST APPENDECTOMYDI RUANG KENANGA RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id