Hipertensi pada lansia mempunyai prevalensi yang tinggi, pada usia di atas 65 tahun didapatkan antara 60-80%. Dikatakan hipertensi jika tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Diet hipertensi adalah salah satu cara untuk mengatasi hipertensi tanpa efek yang serius, karena metode pengendaliannya yang alami, dan dukungan keluarga juga dapat mempengaruhi perilaku dan gaya hidup seorang lansia dalam menjaga kesehatanya. Dukungan keluarga terbagi dalam empat tipe yaitu dukungan emosional, penghargaan, informasi
dan instrumental.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Dukungan Keluarga Pada Lansia Dengan Hipertensi di Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas.
Peneliti menggunakan metode deskriptif kuantitatif, Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 63 responden dan menggunakan analisis univariat untuk mengetahui gambaran tiap variabel.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa dukungan emosional dalam kategori baik ada 41 lansia (65,08%), dukungan penghargaan/ penilaian dalam kategori kurang ada 36 lansia (57,14%), dukungan informasi dalam kategori kurang ada 41 (65,08%) dan dukungan intrumental dalam kategori kurang ada 45 lansia (71,43%).
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga yang baik di desa Rempoah adalah dukungan emosional.
Dukungan Keluarga hipertensi lansia
. (2013). Gambaran Dukungan Keluarga Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Rempoah Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id