Tindakan operatif akan menimbulkan rasa nyeri yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pasien. Nyeri yang timbul juga dapat mengganggu psikis, psikologis dan aktivitas pasien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat yeri pada pasien post operasi prostatektomi di RSUD Prof.Dr.Margono Soekarjo Purwokerto.
Metode yang digunakan adalah pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien post operasi prostatektomi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 responden dimana teknik pengambilan sampel secara Aaccidental sampling. Pengambilan data penelitian dilakukan menggunakan alat ukur skala nyeri numerik. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis univariate.
Hasil penelitian didapatkan tingkat nyeri pasien terbesar memiliki nyeri sedang (52%). Berdasarkan umur pasien persentase tingkat nyeri terbesar adalah pada umur 66-80 tahun yaitu tingkat nyeri sedang (44%). Sedangkan berdasarkan riwayat operasi prostatektomi sebelumnya presentase terbesar memiliki tingkat nyeri sedang (72%) yaitu pada pasien yang belum pernah operasi.
Perawat atau dokter sebaiknya melibatkan keluarga dalam penanganan nyeri yang dirasakan oleh pasien. Karena dukungan dari keluarga dapat mempengaruhi respon nyeri pasien. Pasien yang mengalami nyeri seringkali bergantung terhadap anggota keluarga untuk memperoleh dukungan, bantuan dan perlindungan.
Post Operasi tingkat nyeri
. (2014). Gambaran Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Prostatektomi Di RSUD Prof dr. Margono Soekardjo Purwokerto. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id