Latar Belakang : Kesadaran ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dapat membantu menurunkan AKI. AKI Indonesia tahun 2009 yaitu 228/100.000 kelahiran hidup. AKI Jawa Tengah 114/100.0000 kelahiran hidup dan AKI Kabupaten Banyumas 35/100.000 kelahiran hidup. Di BPS "E" Desa Piasa tedapat 30 ibu hamil resiko tinggi pada tahun 2010.
Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di BPS E Desa Piasa Kecamatan Somegede, Banyumas Tahun 2011.
Metode : Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen yang di gunakan kuisioner dengan sampel 30 responden, dimana tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yang akan dianalisis univariant.
Hasil : Responden yang mempunyai pengetahuan kurang tentang tanda bahaya kehamilan sebanyak 18 responden (60,0%), pengetahuan cukup sebanyak 7 responden (23,3%) dan pengetahuan baik sebanyak 5 responden (16,7%). Responden yang mempunyai pengetahuan kurang yaitu sebagian besar berusia 20-35 tahun sebanyak 17 responden (68,0%), pendidikan SMP 11 responden (64,7%), paritas kategori nulipara 9 responden (81,8%), dan sumber informasi dari petugas kesehatan 14 responden (53,8%)
Kesimpulan : Pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di BPS "E" Desa Piasa sebagian besar berada dalam kategori kurang berjumlah 18 responden (60,0%).
Ibu hamil pengetahuan tanda bahaya kehamilan
. (2011). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Di BPS "E" Desa Piasa Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id