Asma bronkhial merupakan gangguan inflamasi kronik saluran pernafasan yang sering dijumpai pada anak. Penyakit ini memiliki banyak faktor risiko dan faktor pencetus. Beberapa diantara faktor tersebut adalah makanan, perubahan cuaca, aktivitas, dan debu (Augusto, 2008).
Asma bronkial merupakan penyakit kronik yang sering dijumpai pada anak maupun dewasa di negara berkembang maupun negara maju.Sejak dua dekade terakhir, dilaporkan bahwa prevalensi asma bronkial meningkat pada anak maupun dewasa. Prevalensi asma bronkhial bervariasi antara 0 sampai 30 % pada populasi yang berbeda. Penyebab peningkatan prevalens asma bronkhial tidak terlepas dari semakin kompleks dan bervariasinya faktor pencetus dan faktor yang mendasarinya (IDAI, 2010).
Hampir separuh dari seluruh pasien asma bronkhial pernah dirawat di rumah sakit dan melakukan kunjungan ke bagian gawat darurat setiap tahunnya. Hal tersebut disebabkan manajemen dan pengobatan asma yang masih jauh dari pedoman yang direkomendasikan Global Initiative for Asthma(Rengganis, 2008).
Menurut World Health Organization (WHO 2011), 235 juta orang di seluruh dunia menderita asma dengan angka kematian lebih dari 8% di negara-negara berkembang yang sebenarnya dapat dicegah. National Center for Health Statistics (NCHS) pada tahun 2011, mengatakan bahwa prevalensi asma menurut usia sebesar 9,5% pada anak dan 8,2% pada dewasa, sedangkan menurut jenis kelamin 7,2% laki- laki dan 9,7% perempuan.
Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2013 menunjukan bahwa prevalensi nasional untuk penyakit asma pada semua umur adalah 4,5 %. Prevalensi asma bronkhial di Provinsi Jawa Tengah yaitu sebesar 4,3%. Penyakit asma bronkhial ini merupakan penyakit yang memerlukan penanganan khusus. Peran perawat sangat penting dalam melakukan asuhan keperawatan pada asma bronkhial.
Penyakit asma bronkhial berdasarkan hasil survey di RSUD.Prof.dr.Margono Soekarja Purwokerto pada tahun 2011 terdapat 150 pasien, dan pada tahun 2012 mengalami kenaikan jumlah pasien asma bronkhial yaitu sebanyak 163 pasien, sedangkan pada tahun 2013 dan 2014 jumlah pasien asma bronkhial terdapat 155 pasien, pada tahun 2015 pasien asma bronkial 162, dan pasien dengan asma bronkhial pada tahun 2016 pada bulan Januari hingga Februari terdapat 6 pasien (Rekam medik RSUD.Prof.dr.Margono Soekarjo Purwokerto, 2016). Asma Bronkial
. (2016). Asuhan Keperawatan Pada Nn. H Dengan Diagnosa Asma Bronkhial Di Ruang Cendana RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id