homescontents
homescontents

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research


Detail Cantuman

Kembali

Asuhan Keperawatan Pada An. F Dengan Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) Di Ruang Aster RSUD PROF. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto

XML
Pengarang
Firda Ayu Sapitri - Personal Name
Pernyataan Tanggungjawab
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Bahasa
Indonesia
Penerbit
STIKES Harapan Bangsa
Tahun Terbit
2016
Tempat Terbit
Fakultas Ilmu Kesehatan SHB
Deskripsi Fisik

Abstract

Dengue haemorrhagic fever (DHF) adalah penyakit demam akut yang disebabkan karena virus dengue. Disebut demam berdarah karena selain demam, gejala yang muncul juga meliputi pecahnya pembuluh darah akibat penurunan trombosit (Sefrina dan Suhendri, 2012).
Jumlah kasus dengue dalam 50 tahun terakhir, insidennya telah meningkat 30 kali lipat dengan ekspansi geografis yang meningkat ke negara-negara baru. Diperkirakan 50 juta infeksi dengue terjadi setiap tahun dan seiktar 2,5 miliar orang hidup di negara endemik DHF (WHO, 2009 dalam Widodo, 2012).
Dengue haemorrhagic fever (DHF) telah menjadi masalah kesehatan bukan hanya di Indonesia tetapi juga di negara lain di Asia Tenggara. Selama tiga sampai lima tahun terakhir jumlah kasus DHF telah meningkat sehingga Asia Tenggara menjadi wilayah hiperendemis (Dharma dkk, 2006).
Infeksi virus dengue endemis di beberapa daerah tropis dan subtropis, dan lebih dari 100 negara di Afrika, Amerika, Mediterania, Asia Selatan, dan Fasifik Barat. Sekitar 2,5 juta penduduk di daerah tersebut pernah terinfeksi virus dengue. Menurut WHO terdapat kira-kira 50–100 juta kasus infeksi virus dengue setiap tahunnya, dengan 250 ribu-500 ribu dengue haemorrhagic fever (DHF) dan 24 ribu diantaranya meninggal dunia. DHF merupakan masalah kesehatan di Indonesia, karena hampir seluruh wilayah Indonesia mempunyai risiko untuk terjangkit infeksi dengue (Hartoyo, 2008), kecuali daerah dengan ketinggian 1000 m di atas permukaan laut (Rahayu dkk, 2010).
Angka kesakitan dengue haemorrhagic fever (DHF) per 100 ribu penduduk di Jawa Tengah tiga tahun terakhir adalah 59,2 % pada tahun 2008;57,9 % pada tahun 2009; 56,8 % pada tahun 2010; 15,3 % pada tahun 2011; dan 19,29 pada tahun 2012. Penyebarannya tidak hanya terjadi pada daerah perkotaan, tetapi sudah menyebar ke daerah pedesaan. Sejak tahun 2007, 33 kabupaten/kota dari 35 kabupaten/kota di Jawa tengah merupakan daerah endemis DHF. Kasus DHF mengalami kenaikan yang cukup tinggi pada tahun 2008-2009 (Sunaryo dan Nova, 2014). Semua wilayah Jawa Tengah mengalami penurunan kasus DHF pada tahun 2010-2011, tetapi pada tahun 2012 meningkat lagi. Nilai incidence rate (IR) DHF di kabupaten Banyumas tahun 2010 sampai dengan 2012 per 100 ribu penduduk menunjukkan angka yang cukup tinggi masing-masing sebesar 44,77; 12,74 dan 11,53 (Sunaryo, Bina dan Dewi 2014).
Infeksi dengue terjadi secara endemis di Indonesia selama dua abad terakhir dari gejala yang ringan dan self limiting disease. Penyakit DHF memiliki manifestasi klinis yang semakin berat dalam beberapa tahun terakhir sebagai demam berdarah dengue dan frekuensi kejadian luar biasa (KLB) meningkat (Karyanti dkk, 2009).
Tanda gejala DHF pada fase awal yaitu demam mencapai 390C selama 2-7 hari, kemudian terjadi penurunan suhu tubuh secara cepat, dengan menurunnya suhu tubuh mengakibatkan banyak orang tua yang menganggap remeh dan menganggap anak sudah sembuh, padahal pada masa itu merupakan masa kritis. Perlu diketahui cara penanganan yang tepat untuk orang tua agar tidak mengakibatkan komplikasi penyakit DHF seperti overhidrasi dan gangguan keseimbangan elektrolit (Djunaedi, 2006).
Faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit demam berdarah dengue antara lain faktor host, lingkungan, serta faktor virusnya sendiri. Faktor lingkungan merupakan salah satu faktor penting yang berkaitan dengan terjadinya infeksi dengue. Lingkungan pemukiman sangat besar peranannya dalam penyebaran penyakit menular. Kondisi perumahan yang tidak memenuhi syarat rumah sehat apabila dilihat dari kondisi kesehatan lingkungan akan berdampak pada masyarakat itu sendiri. Dampaknya dilihat dari terjadinya suatu penyakit yang berbasis lingkungan yang dapat menular (Maria, 2013).
Penyebaran penyakit DHF perlu dibatasi, sehingga diperlukan tindakan promotif, preventif dan kuratif. Tindakan promotif seperti penyuluhan sumber penyebab DHF, perilaku yang mendukung kejadian DHF dan cara mencegah terjadinya DHF dimasa yang akan datang dengan membersihkan tempat perindukan nyamuk disekitar lokasi tempat tinggal (seperti; pot bunga, kaleng, sisa makanan atau minuman bekas) dari genangan air (OSIR, 2011). Tindakan preventif, diperlukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang terus-menerus, pengasapan (fogging) dan larvasidasi (Widyanto, 2011). Tindakan kuratif, yaitu pemerintah bertindak dengan melakukan pengobatan dan perawatan pada penderita DHF saat kasus ditemukan (Siusan, 2006).
Berdasarkan pra-survey di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto didapatkan hasil data diagnosis penyakit anak yang menderita DHF pada tahun 2011 berjumlah 37 anak, tahun 2012 berjumlah 21 anak, tahun 2013 berjumlah 120 anak, tahun 2014 berjumlah 64 anak, tahun 2015 berjumlah 91, tahun 2016 dari bulan Januari- Februari berjumlah 20 anak. Berdasarkan wawancara kepada Kepala Ruang Aster RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto, penatalaksanaan pada pasien anak dengan DHF, yaitu dengan memperhatikan kebutuhan cairan agar tidak terjadinya komplikasi, memberikan cairan koloid dan kristaloid, Hb serial (pemantauan Hb), leukosit, Ht, IgM, IgG. Mengawasi tanda-tanda dehidrasi, pemberian tranfusi dilakukan jika terdapat perdarahan untuk mempertahankan sirkulasi darah.

Dengue Haemmoragic Fever (DHF)

URL : https://repository.uhb.ac.id/index.php?p=show_detail&id=1701
APA Citation
. (2016). Asuhan Keperawatan Pada An. F Dengan Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) Di Ruang Aster RSUD PROF. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id




© 2018. UPT Perpustakaan - Universitas Harapan Bangsa, Formerly STIKes Harapan Bangsa Purwokerto, www.uhb.ac.id.
This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3 II SLiMS distro version ETD
Made by The Happy Team :-D
web
statistics

SHB YPDP


https://103.189.235.100/

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor