homescontents
homescontents

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research


Detail Cantuman

Kembali

Asuhan Keperawatan Pada An. A Dengan Tuberculosis Paru Di Puskesmas II Baturaden Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas

XML
Pengarang
Ariandita Cahyaning Atias - Personal Name
Pernyataan Tanggungjawab
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Bahasa
Indonesia
Penerbit
STIKES Harapan Bangsa
Tahun Terbit
2016
Tempat Terbit
Fakultas Ilmu Kesehatan SHB
Deskripsi Fisik

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan masalah utama kesehatan secara global. Hal ini menyebabkan masalah kesehatan diantara jutaan orang setiap tahun dan setara dengan kejadian Human Immunodeficiency Virus (HIV) sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia. Pada tahun 2014, diperkirakan ada 9,6 juta kasus TB baru; di antara 5,4 juta orang, 3,2 juta di kalangan perempuan dan 1,0 juta di antara anak-anak. Terdapat juga 1,5 juta kematian akibat TB, dimana sekitar 140.000 adalah anak-anak (WHO, 2015). Dari 9,6 juta kasus TB baru pada tahun 2014, 58% berada di Asia Tenggara dan wilayah Pasifik Barat. India, Indonesia dan China mempunyai jumlah kasus terbesar: 23%, 10% dan 10% dari total keseluruhan, dimana Indonesia menempati peringkat kedua dalam jumlah kasus baru TB 1 juta per tahun (WHO, 2015).
Data TB anak di Indonesia menunjukkan proporsi kasus TB Anak di antara semua kasus TB pada tahun 2010 adalah 9,4%, kemudian menjadi 8,5% pada tahun 2011 dan 8,2% pada tahun 2012. Apabila dilihat data per provinsi, menunjukkan variasi proporsi dari 1,8% sampai 15,9%. Hal ini menunjukan kualitas diagnosis TB anak masih sangat bervariasi pada level provinsi. Kasus TB Anak dikelompokkan dalam kelompok umur 0-4 tahun dan 5-14 tahun, dengan jumlah kasus pada kelompok umur 5-14 tahun yang
lebih tinggi dari kelompok umur 0-4 tahun. Kasus BTA positif pada TB anak tahun 2010 adalah 5,4% dari semua kasus TB anak, sedangkan tahun 2011 naik menjadi 6,3% dan tahun 2012 menjadi 6% (Rahajoe, dkk, 2013).
Faktor risiko terjadinya infeksi TB antara lain adalah anak yang terpajan dengan orang dewasa dengan TB aktif (kontak TB positif), daerah endemis, kemiskinan, lingkungan yang tidak sehat (higiene dan sanitasi tidak baik), dan tempat penampungan umum (panti asuhan, penjara, atau panti perawatan lain), yang banyak terdapat pasien TB dewasa aktif. Sumber infeksi TB pada anak yang terpenting adalah pajanan terhadap orang dewasa yang infeksius, terutama dengan BTA positif (Kartasasmita & Basir, 2008).
Pasien TB anak jarang menularkan kuman pada anak lain atau orang dewasa di sekitarnya. Hal ini dikarenakan kuman TB sangat jarang ditemukan di dalam sekret endobronkial pasien anak. Ada beberapa hal yang dapat menjelaskan hal tersebut. Pertama, jumlah kuman pada TB anak biasanya sedikit (Paucibacillary), tetapi karena imunitas anak masih lemah, jumlah yang sedikit tersebut sudah mampu menyebabkan sakit. Kedua, lokasi infeksi primer yang kemudian berkembang menjadi sakit TB primer biasanya terjadi di daerah parenkim yang jauh dari bronkus, sehingga tidak terjadi produksi sputum. Ketiga, tidak ada/sedikitnya produksi sputum dan tidak terdapatnya reseptor batuk di daerah parenkim menyebabkan jarangnya terdapat gejala batuk pada TB anak (Kartasasmita & Basir, 2008).
Pada anak, 5 tahun pertama setelah infeksi (terutama 1 tahun pertama), biasanya sering terjadi komplikasi. Sebanyak 0.5-3% penyebaran limfohematogen akan menjadi TB milier atau meningitis TB, hal ini biasanya terjadi 3-6 bulan setelah infeksi primer. Tuberkulosis endobronkial (lesi segmental yang timbul akibat pembesaran kelenjar regional) dapat terjadi dalam waktu yang lebih lama (3-9 bulan). Terjadinya TB paru kronik sangat bervariasi, bergantung pada usia terjadinya infeksi primer. TB paru kronik biasanya terjadi akibat reaktivasi kuman di dalam lesi yang tidak mengalami resolusi sempurna. Reaktivasi ini jarang terjadi pada anak, tetapi sering pada remaja dan dewasa muda. Tuberkulosis ekstrapulmonal dapat terjadi pada 25-30% anak yang terinfeksi TB. TB tulang dan sendi terjadi pada 5-10% anak yang terinfeksi, dan paling banyak terjadi dalam 1 tahun tetapi dapat juga 2-3 tahun kemudian. TB ginjal biasanya terjadi 5-25 tahun setelah infeksi primer (Werdhani, 2005).
Pencegahan penularan dan infeksi pada orang serumah serta fasilitas pelayanan kesehatan merupakan komponen penting pada kontrol dan tatalaksana TB pada anak. Upaya penanggulangan penyakit TB sudah dilakukan melalui berbagai program kesehatan di tingkat Puskesmas, berupa pengembangan strategi penanggulangan TB yang dikenal sebagai strategi DOTS (directly observed treatment, Short course = pengawasan langsung menelan obat jangka pendek), yang telah terbukti dapat menekan penularan, juga mencegah perkembangannya MDR (multi drugs resistance = kekebalan ganda terhadap obat)-TB (Rahajoe, dkk, 2013).
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu wilayah kabupaten di Jawa Tengah bagian barat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2012 bahwa Kabupaten Banyumas menempati peringkat ke-4 jumlah penduduk terbanyak di Jawa Tengah dengan jumlah sebanyak 1.570.598 orang (BPS, 2012). Penemuan penderita TB paru di kabupaten Banyumas tahun 2014 sebanyak 3.319 kasus case detection rate (CDR) sebesar 67,12% (target >60%) menempati urutan ke-11 kabupaten terbanyak di Jawa Tengah. Penemuan TB paru anak di Kabupaten Banyumas tahun 2010-2013 berkisar 400-500 kasus per tahun. Penemuan TB paru anak tahun 2013 sebesar 443 anak, dengan perincian anak umur
tuberculosis paru

URL : https://repository.uhb.ac.id/index.php?p=show_detail&id=1718
APA Citation
. (2016). Asuhan Keperawatan Pada An. A Dengan Tuberculosis Paru Di Puskesmas II Baturaden Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id




© 2018. UPT Perpustakaan - Universitas Harapan Bangsa, Formerly STIKes Harapan Bangsa Purwokerto, www.uhb.ac.id.
This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3 II SLiMS distro version ETD
Made by The Happy Team :-D
web
statistics

SHB YPDP


https://103.189.235.100/

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor