homescontents
homescontents

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research


Detail Cantuman

Kembali

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.M DENGAN STROKE NON HEMORAGIK DI RUANG ANGGREK RSUD DR. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

XML
Pengarang
Yuly Ana Ningsih - Personal Name
Pernyataan Tanggungjawab
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Bahasa
Indonesia
Penerbit
STIKES Harapan Bangsa
Tahun Terbit
2017
Tempat Terbit
Fakultas Ilmu Kesehatan SHB
Deskripsi Fisik

Abstract

Stroke adalah suatu keadaan yang timbul karena terjadi gangguan peredaran darah diotak yang menyebabkan terjadinya kematian jaringan otak sehingga mengakibatkan seseorang menderita kelumpuhan atau kematian (Batticaca, 2008). Stroke didefinisikan sebagai sebuah sindrom yang memiliki karakteristik tanda dan gejala neurologis klinis fokal dan atau global yang berkembang dengan cepat, adanya gangguan fungsi serebral dengan gejala yang berlangsung lebih dari 24 jam atau menimbulkan kematian tanpa terdapat penyebab selain yang berasal dari vaskular (Arif putra dkk, 2014).
Penyebab stroke adalah pecahnya (ruptur) pembuluh darah di otak dan atau terjadinya trombosis dan emboli. Gumpalan darah akan masuk ke aliran darah sebagai akibat dari penyakit lain atau karena adanya bagian otak yang cedera dan menutup atau menyumbat arteri otak. Secara sederhana stroke didefinisikan sebagai penyakit otak akibat terhentinya suplai darah ke otak karena sumbatan atau perdarahan dengan gejala lemas, lumpuh sesaat, atau gejala berat sampai hilangnya kesadaran, dan kematian (Batticaca, 2008).
Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2012, kematian akibat stroke sebesar 51% di seluruh dunia disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Selain itu, diperkirakan sebesar 16% kematian stroke disebabkan tingginya kadar glukosa darah dalam tubuh. Stroke merupakan penyebab kematian nomor tiga setelah jantung dan kanker di Asean dan terdapat 4.400.000 orang mengalami stroke.
Menurut Riskesdas pada tahun 2013, prevalensi penyakit stroke di Indonesia meningkat seiring bertambahnya umur. Kasus stroke tertinggi yang terdiagnosis tenaga kesehatan adalah usia 75 tahun keatas (43,1%) dan terendah pada kelompok usia 15-24 tahun (0,2%). Prevalensi stroke berdasarkan jenis kelamin lebih banyak laki-laki (7,1%) dibanding dengan perempuan (6,8%).
Menutut Yayasan Stroke Indonesia (2014), angka kejadian stroke di Indonesia meningkat dengan tajam. Bahkan saat ini Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita stroke terbesar di Asia, karena berbagai sebab selain penyakit degeneratif, dan terbanyak karena stress. Kejadian ini sangat memprihatinkan mengingat Insan Pasca Stroke (IPS) biasanya merasa rendah diri dan emosinya tidak terkontrol dan selalu ingin diperhatikan. Apabila tidak ada upaya penanggulangan stroke yang lebih baik maka jumlah penderita stroke pada tahun 2020 diprediksikan akan meningkat 2 kali lipat.
Menurut Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2012, prevalensi stroke non hemorargik pada tahun 2012 sebesar (0,07%) lebih rendah dibanding tahun 2011 (0,09%). Prevalensi tertinggi adalah Kota Salatiga sebesar1,16%.
Berdasarkan data dari catatan medik prevalensi stroke pada tahun 2015 dan 2016 di RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga, angkakejadian Stroke Non Hemoragik lebih meningkat dibandingkan Stroke Hemoragik. Pada tahun 2015 angka kejadian Stroke Non Hemoragik sejumlah 196 klien laki-laki dan 169 klien perempuan dan pada tahun 2016 didapatkan data sejumlah 186 klien laki-laki dan 183 klien perempuan. Sedangkan pada tahun 2015 angka kejadian Stroke Hemoragik sejumlah 96 klien laki-laki dan 86 klien perempuan dan pada tahun 2016 didapatkan data sejumlah 108 klien laki-laki dan 116 klien perempuan. Sebagian besar penderita stroke adalah laki-laki dengan usia diatas 65 tahun. Angka kematian pada pasien stroke non hemoragik mengalami peningkatan pada tahun 2015 sejumlah 25 klien, sedangkan pada tahun 2016 sejumlah 34 klien. Agar penanganan terhadap kasus stroke non hemoragik dapat dilakukan dan dilaksanakan dengan tepat, maka perlu dilakukannya asuhan keperawatan yang berkesinambungan.

Stroke non hemoragik

URL : https://repository.uhb.ac.id/index.php?p=show_detail&id=1730
APA Citation
. (2017). ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.M DENGAN STROKE NON HEMORAGIK DI RUANG ANGGREK RSUD DR. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id




© 2018. UPT Perpustakaan - Universitas Harapan Bangsa, Formerly STIKes Harapan Bangsa Purwokerto, www.uhb.ac.id.
This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3 II SLiMS distro version ETD
Made by The Happy Team :-D
web
statistics

SHB YPDP


https://103.189.235.100/

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor