Penyakit Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit yang cukup mematikan. Para ahli kesehatan telah melakukan berbagai riset untuk mencari teknik pengobatan yang lebih efektif bagi pasien yang terserang penyakit ini. Salah satu komplikasi yang menimbulkan permasalahan yang besar pada penderita diabetes adalah munculnya permasalahan pada kaki. Permasalahan yang timbul di kaki dapat mengakibatkan ulkus kaki diabetik pada kaki sehingga dapat dilakukan amputasi hingga kematian jika tidak dilakukan pencegahan sejak penderita terdiagnosa penyakit diabetes mellitus (Fitriana, 2016).
Banyaknya komplikasi yang ditimbulkan, maka tindakan pencegahan yang dapat dilakukan oleh penderita DM untuk mencegah timbulnya komplikasi, yaitu dengan melakukan kontrol kadar gula darah secara rutin, patuh dalam diit rendah gula, pemeriksaan rutin gula darah, latihan jasmani, konsumsi obat anti diabetik, dan perawatan kaki diabetik yang penting dilakukan oleh penderita diabetes mellitus (Riyadi, 2008). Pertambahan jumlah pasien DM dan komplikasinya disebabkan oleh perubahan pola hidup masyarakat yang semakin tidak sehat. Menurut Anderson, et al (2000) sekitar 60-90 % dari kasus DM tipe 2 berhubungan dengan obesitas yang dipengaruhi oleh diet yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas (Damayati, 2015).
Menurut WHO Tahun 2013, diperkirakan 347 juta orang di dunia menderita Diabetes Melitus jika ini dibiarkan tanpa adanya pencegahan dapat dipastikan jumlah penderita DM semakin meningkat. DM sendiri menduduki peringkat ke 2 di dunia dengan penderita terbanyak. International Diabetes Federation Tahun 2013 juga menyatakan bahwa lebih dari 382 juta orang di dunia menderita DM dan Indonesia merupakan Negara yang menempati urutan ke5 di dunia dengan jumlah penderita diabetes sebanyak 8,5 juta jiwa (International Diabetes Federation, 2013).
International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan bahwa sebanyak 183 juta orang tidak menyadari bahwa mereka mengidap DM. Sekitar 80% orang dengan DM tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Pada tahun 2011, terdapat lebih dari 50 juta orang yang menderita DM di Asia Tenggara, jumlah penderita DM terbesar berusia antara 40- 59 tahun (IDF, 2011).
Hasil Riset Kesehatan Dasar (RisKesDas) pada tahun 2007 diperoleh proporsi penyebab kematian akibat DM pada kelompok usia 45 -54 tahun di daerah Perkotaan menduduki rangking ke-2 yaitu 14,7% dan untuk di daerah 2 Pedesaan menduduki rangking ke-6 yaitu 5,8%. Data Riskesdas terbaru tahun 2013 menunjukan prevalensi DM sebesar 1,5 juta jiwa untuk total populasi di seluruh Indonesia. Prevalensi penderita DM di Indonesia diperkirakan pada tahun 2030 mencapai 21,3 juta jiwa (Riskesdas, 2013).
Berdasarkan Profil Kesehatan Jawa Tengah (2013) menunjukan prevalensi DM tipe II di Provinsi Jawa Tengah mengalami penurunan dari 0,63% menjadi 0,55% pada tahun 2012 (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2013). DM menduduki urutan kedua pada pola penyakit tidak menular berdasarkan profil Dinas Kesehatan Kota Surakarta 2014. Prevalensi DM tipe I sebanyak 2.480 kasus pada tahun 2013 kemudian meningkat menjadi 3.001 kasus pada tahun 2014, untuk penderita DM tipe II sebanyak 31.608 kasus pada tahun 2013 dan meningkat menjadi 46.741 kasus pada tahun 2014 (Dinas Kesehatan Kota Surakarta, 2014).
Berdasarkan hasil pra survey di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga selama kurun waktu 1 tahun (1 januari – 31 desember 2016), terdapat kasus Diabetes Mellitus sebanyak 405 kasus, dibandingkan dengan kejadian tahun 2015 dalam 1 tahun sebanyak 264 kasus, 2014 dalam 1 tahun sebanyak 263 kasus, ini menunjukan adanya peningkatan angka kejadian Diabetes Mellitus. Dari hasil studi pendahuluan tersebut, maka penulis tertarik untuk menyusun Karya Tulis Ilmiah dengan Asuhan Keperawatan Pada Ny.X Dengan Diabetes Mellitus Di Ruang Flamboyan RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Diabetes Mellitus
. (2017). ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. R DENGAN ULKUS
DIABETES MELLITUS TIPE 2 DIRUANG FLAMBOYAN
RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA
PURBALINGGA. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id