homescontents
homescontents

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research


Detail Cantuman

Kembali

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. M DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG SADEWA RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. SOEROJO MAGELANG

XML
Pengarang
Isty Nuraeni - Personal Name
Pernyataan Tanggungjawab
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Bahasa
Indonesia
Penerbit
STIKES Harapan Bangsa
Tahun Terbit
2017
Tempat Terbit
Fakultas Ilmu Kesehatan SHB
Deskripsi Fisik

Abstract

Sehat menurut World Health Organization (WHO) diartikan sebagai suatu keadaan sempurna baik fisik, mental, dan sosial serta bukan saja keadaan terhindar dari sakit maupun kecacatan (Yusuf, 2015). Kesehatan dalam Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Sedangkan kesehatan jiwa dalam Undang-Undang No. 18 Tahun 2014 adalah kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya. Sehingga dapat disimpulkan kesehatan jiwa yaitu terdiri dari rentang sehat, psikososial dan gangguan jiwa.
Gangguan jiwa menurut PPDGJ III (Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa) didefinisikan sebagai sindrom pola perilaku seseorang yang secara khas berkaitan dengan suatu gejala penderitaan (distres) atau hendaknya (impairment) di dalam satu atau lebih fungsi yang penting dari manusia, yaitu fungsi psikologik, perilaku, biologik, dan gangguan itu tidak hanya terletak di dalam hubungan antara orang itu tetapi juga dengan masyarakat (Maslim, 2002 dan Maramis, 2010).
Menurut data WHO, masalah gangguan kesehatan jiwa di seluruh dunia memang sudah menjadi masalah yang sangat serius. WHO (2001) menyatakan, satu dari empat orang di dunia mengalami masalah mental dan ada sekitar 45 juta orang di dunia mengalami gangguan kesehatan jiwa (Yosep, 2014).
Salah satu gangguan jiwa yaitu Skizofrenia. Departemen Kesehatan RI (2009) mencatat bahwa 70% gangguan jiwa terbesar di Indonesia adalah skizofrenia. Skizofrenia menurut Herman (2008), didefinisikan sebagai penyakit neurologis yang memengaruhi persepsi klien, cara berpikir, bahasa, emosi dan perilaku sosialnya. Skizofrenia ditandai dengan pikiran yang tidak koheren atau pikiran yang tidak logis, perilaku dan pembicaraan yang aneh, delusi dan halusinasi (APA, 2015). Menurut Stuart dan Laraia (2005) halusinasi merupakan salah satu respon maladaptif individu yang berada dalam rentang neuro biologi (Dermawan dan Rusdi, 2013). Di Indonesia, penderita skizofrenia menempati urutan terbesar dalam kelompok pasien gangguan jiwa (Departemen Kesehatan RI, 2008). Gangguan jiwa merupakan permasalahan kesehatan dengan jumlah penderita yang terus meningkat dari tahun ke tahun (Yosep, 2014).
Prevalensi gangguan jiwa di dunia pada tahun 2014 diperkirakan mencapai 516 juta jiwa (WHO, 2015) dan gangguan jiwa di Indonesia berdasar data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 sebesar 1,7 per mil. Kasus gangguan jiwa di Jawa Tengah pada tahun 2013 sebanyak 34.571 orang. Gangguan jiwa dapat berupa depresi, gangguan afektif bipolar, dimensia, cacat intelektual, gangguan perkembangan termasuk autisme, dan skizofrenia. Prevalensi skizofrenia adalah 1,7 per 1000 penduduk atau sekitar 400.000 orang. Berdasarkan jumlah tersebut, ternyata 14,3% diantaranya atau sekitar 57.000 orang pernah atau sedang dipasung (Departemen Kesehatan RI, 2008). Kelompok skizofrenia juga menempati 90% pasien di rumah sakit jiwa di seluruh Indonesia (Susanti, 2010 ). Berdasarkan data di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang pada bulan Januari 2015 halusinasi mencapai 5812 dan pada bulan januari 490. Pada tahun 2016 bulan januari berjumlah 438 dengan total 5783, pada tahun 2017 sendiri bulan januari mencapai 468, terdapat 7 dari 10 orang mengalami halusinasi pendengaran.
Pasien skizofrenia yang mengalami halusinasi dengan isi dari halusinasi adalah mengganggu, akan berisiko melakukan perilaku kekerasan yang diarahkan pada dirinya sendiri, diarahkan orang lain maupun lingkungan (Suliswati et al, 2009). Halusinasi yang mengancam dapat menimbulkan resiko perilaku kekerasan (Videbeck, 2008). Orang yang mengalami skizofrenia dan disertai halusinasi akan kesulitan dalam membedakan antara rangsangan yang timbul dari sumber internal seperti pikiran, perasaan, sensasi somatik dengan impuls dan stimulus eksternal. Dampak yang dapat ditimbulkan oleh pasien yang mengalami halusinasi adalah kehilangan kontrol dirinya, dimana pasien mengalami panik dan perilakunya dikendalukan oleh halusinasinya. Dalam situasi ini pasien dapat melakukan bunuh diri (suicide), membunuh orang lain (homicide), bahkan merusak lingkungan. Untuk memperkecil dampak yang ditimbulkan, dibutuhkan penanganan halusinasi yang tepat (Hawari, 2009).
Intervensi yang diberikan kepada pasien halusinasi bertujuan untuk menolong meningkatkan kesadaran tentang gejala yang meraka alami dan mereka dapat membedakan halusinasi dengan dunia nyata dan mampu mengendalikan atau mengontrol halusinasi yang dialami (Stuart dan Laraia, 2005) serta perawat membuat rencana tindakan keperawatan untuk mengatasi masalah kesehatan dan meningkatkan kesehatan lain(PPNI, 2009). Pemberian intervensi yang tepat diharapkan dapat mengurangi angka kejadian penderita halusinasi.
gangguan persepsi sensori
halusinasi pendengaran

URL : https://repository.uhb.ac.id/index.php?p=show_detail&id=1802
APA Citation
. (2017). ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. M DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG SADEWA RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. SOEROJO MAGELANG. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id




© 2018. UPT Perpustakaan - Universitas Harapan Bangsa, Formerly STIKes Harapan Bangsa Purwokerto, www.uhb.ac.id.
This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3 II SLiMS distro version ETD
Made by The Happy Team :-D
web
statistics

SHB YPDP


https://103.189.235.100/

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor