Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator untuk mengetahui derajat kesehatan masyarakat. Salah satu penyebab AKB adalah Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Faktor yang dapat meningkatkan BBLR antara lain faktor umur kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun. Jumlah kasus BBLR di RSUD R. Dr. Goeteng Taroenadibrata tahun 2012 sebanyak 119 kasus dan mengalami peningkatan pada tahun 2013 menjadi 137 kasus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kehamilan usia dini dengan kejadian BBLR di RSUD R. Dr. Goeteng Taroenadibrata tahun 2013.
Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan case control. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, Sampel penelitian ini adalah data rekam medik ibu bersalin yang melahirkan bayi BBLR dan tidak BBLR di RSUD R. Dr. Goeteng Taroenadibrata tahun 2013 sebanyak 288 rekam medik. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada hubungan antara kehamilan usia dini dengan kejadian BBLR di RSUD R. Dr. Goeteng Taroenadibrata tahun 2013 dengan p-value = 0,007 (<0,05) dengan nilai x2hitung =7,192.
Kehamilan Usia Dini BBLR
. (2014). Hubungan Antara Kehamilan Usia Dini Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Tahun 2013. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id