SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
HARAPAN BANGSA PURWOKERTO
PROGRAM STUDI KEPERAWATAN S1
Skripsi, Februari 2018
Feri Wahyu Hidayah, Siti Haniyah, Danang Tri Yudono
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Abortus Di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Purwokerto Tahun 2017
xiii + 75 halaman + 8 Tabel + 2 Gambar + 7 Lampiran
ABSTRAK
Angka kematian dijadikan sebagai salah satu indikator keberhasilan sistem pelayanan kesehatan suatu negara. Abortus adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) pada atau sebelum kehamilan tersebut berusia 22 minggu atau buah kehamilan belum mampu untuk hidup di luar kandungan. Faktor-faktor pendukung yang dapat menyebabkan abortus adalah paritas, umur, pekerjaan, jarak kehamilan dan riwayat obstetri yang jelek. Di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Purwokerto diketahui bahwa angka kejadian abortus pada tahun 2015 sebanyak 138 kasus, tahun 2016 sebanyak 191 kasus dan pada tahun 2017 sebanyak 125 kasus.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya abortus di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Purwokerto.
Desain penelitiannya deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif study. Sampel yang digunakan adalah total sampling, sampel penelitian ini semua pasien yang terdiagnosis abortus di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Purwokerto pada tahun 2017 sebanyak 125 responden. Analisa statistik menggunakan analisis distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar umur responden adalah 20-35 tahun (58,4%), paritas responden adalah grandemultipara (79,2%), pendidikan responden adalah pendidikan menengah (48%), jarak kehamilan responden adalah ≤ 2 tahun (73,6%), responden tidak memiliki riwayat abortus (83,2%) dan responden tidak ada riwayat penyakit (54,4%).
. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Abortus Di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Purwokerto Tahun 2017. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id