Hubungan Tingkat Stres Keluarga Dengan Frekuensi Kunjungan Keluarga Yang Memiliki Anggota Keluarga Gangguan Skizofrenia
Di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
HARAPAN BANGSA PURWOKERTO
PROGRAM STUDI KEPERAWATAN S1
Skripsi, Agustus 2018
Ulfah Nur Praptiwi, Ririn Isma Sundari, Ita Apriliyani
Hubungan Tingkat Stres Keluarga Dengan Frekuensi Kunjungan Keluarga Yang Memiliki Anggota Keluarga Gangguan Skizofrenia
Di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang
Tahun 2018
xv+58 halaman+6 tabel+2 gambar+10 lampiran
ABSTRAK
Skizofrenia adalah gangguan psikotik yang sifatnya merusak, melibatkan gangguan berpikir, persepsi, pembicaraan, emosional, dan gangguan perilaku. Keluarga sangat berperan dalam proses kesembuhan anggota keluarga yang mengalami gangguan skizofrenia yaitu dengan memberikan dukungan. Salah satu bentuk dukungan keluarga adalah dengan melakukan kunjungan keluarga. Keluarga yang merawat kerabat dengan gangguan jiwa dapat memunculkan beban dan akan mempengaruhi tingkat stres keluarga. Akibatnya akan mempengaruhi kunjungan keluarga dan berpengaruh pada proses penyembuhan pasien gangguan jiwa.
Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purpossive sampling. Responden dalam penelitian ini sebanyak 31 caregiver keluarga pasien skizofrenia. Data diambil dengan menggunakan kuesioner DASS dan observasi kunjungan keluarga. Uji hipotesis penelitian menggunakan Spearman Rank.
Terdapat hubungan tingkat stres keluarga dengan frekuensi kunjungan keluarga yang memiliki anggota keluarga gangguan skizofrenia dengan nilai p value = 0,006 (p
URL : https://repository.uhb.ac.id/index.php?p=show_detail&id=2041
APA Citation
. (2018). Hubungan Tingkat Stres Keluarga Dengan Frekuensi Kunjungan Keluarga Yang Memiliki Anggota Keluarga Gangguan Skizofrenia
Di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id