homescontents
homescontents

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research


Detail Cantuman

Kembali

Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Tn.W Kurang Pengetahuan Kesehatan Dengan Ny.W Pada Hipertensi Di Jalan Pelabuhan Gg. VIII Kecamatan Purwokerto Selatan

XML
Pengarang
Rizki Ade Setyo - Personal Name
Pernyataan Tanggungjawab
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Bahasa
Indonesia
Penerbit
STIKES Harapan Bangsa
Tahun Terbit
2018
Tempat Terbit
Fakultas Ilmu Kesehatan SHB
Deskripsi Fisik

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan masyarakat didunia karena hipertensi muncul tanpa gejala maupun tanda-tandanya. Pada penderita hipertensi di masyarakat biasanya ditandai dengan mudah marah, pusing, rasa berat di tengkuk, mudah lelah, susah tidur (Dalimartha dkk., 2008).
Hipertensi dapat menyebabkan penyakit jantung sebesar 41%, stroke sebesar 55%, dan juga dapat menimbulkan kematian. Hipertensi juga dikenal dengan kenaikan tekanan darah, dimana pembuluh darah mengalami peningkatan secara terus-menurus. Semakin tinggi tekanan dalam pembuluh darah, maka semakin cepat kerja jantung untung memompa darah. Selain menyebabkan penyakit jantung, stroke dan juga dapat menyebabkan penyakit lain misalnya gagal ginjal, kebutaan, pecahnya pembuluh darah dan gangguan kognitif (Rubenstein dkk., 2008).
Pada tahun 2008, sekitar 40% dari dewasa umur 25 tahun keatas didiagnosakan mengalami penyakit hipertensi, terjadi peningkatan dari jumlah orang 600 juta pada tahun 1980 menjadi 1 milyar pada tahun 2008. Prevalensi hipertensi tertinggi di Afrika sebesar 46% terjadi pada dewasa umur 25 keatas dan prevalensi paling rendah di Amerika sebesar 35% (WHO, 2013).

Prevalensi hipertensi di Indonesia dapat diketahui pada usia >18 tahun keatas sebesar 25,8%, prevalensi hipertensi di Indonesia tertinggi pada kota : Bangka Belitung ( 30,9% ), diikuti Kalimantan Selatan ( 30,8% ), Kalimantan Timur ( 29,8% ) dan juga Jawa Barat ( 29,6% ). Prevalensi hipertensi di Indonesia yang diketahui oleh team kesehataan sebesar 9,4% atau sedang minum obat sebesar 9,5%. Jadi, ada 0,1% minum obat tanpa resep dokter. Responden yang mempunyai tekanan darah normal, akan tetapi sedang minum obat sebesar sebesar 0,7%. Jadi, prevalensi di Indonesia sebesar 26,5 (Riset Kesehatan Dasar, 2013).
Jumlah penduduk berusia > 18 tahun dapat berisiko terkena hipertensi, pada tahun 2015 tercatat menderita hipertensi sebesar 2.807.407 atau 11,03%. Pada tahun 2015 di Provinsi Jawa Tengah melakukan pemeriksaan tekanan darah, hasil tersebut menunjukan kota Salatiga mengalami hipertensi sebesar 21,25%, diikuti dengan kota lain yang mengalami hipertensi anatara lain : Jepara, Pati, Magelang, Tegal dan Surakarta (Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2015).
Dari hasil pengukuran tekanan darah tinggi sebanyak 344,033 atau 17,47% dinyatakan penderita hipertensi terbanyak pada kelompok laki-laki sebesar 20,88% dibanding perempuan sebesar 16,28% (Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2015).
Kabupaten yang menderita hipertensi terbanyak antara lain : Wonosobo yaitu 42.82%, diikuti Tegal 40.67%, dan Kebumen 39,55%. sedangkan kabupaten yang mengalami hipertensi terendah pada Kabupaten Banjarnegara sebesar 0,83%, diikuti dengan posisi kedua ditempati oleh kabupaten Pati yaitu 4,50%, diikuti Batang 4,75%, dan Jepara 5,55% (Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2015).
Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan dengan menggunakan obat-obatan dan tanpa obat atau disebut juga modifikasi gaya hidup. Modifikasi gaya hidup dapat dilakukan dengan cara menghindari asap rokok, diet sehat, rajin aktifitas fisik, tidak mengkonsumsi alkhohol dan hindari mengkonsumsi garam. Permasalahan sering muncul ketika modifikasi gaya hidup adalah kurang pengetahuan klien dan keluarga, oleh karena itu perlu tindakan untuk memenuhi kebutuhan kurang pengetahuan tersebut (irwan, 2016).
Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurang informasi tentang penatalaksanaan hipertensi dapat mengkaji pengetahuan klien, keluarga tentang penyebab hipertensi dan penatalaksanaan hipertensi, data dasar untuk pemberian intervensi selanjutnya jelaskan pada klien tentang tujuan dan manfaat dari setiap tindakan yang dilakukan kepada klien, rasional meningkatkan pengetahuan untuk mencegah dan penanggulangan.
Berdasarkan hal diatas, maka penulis tertarik untuk mengambil judul “ Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Tn.W Kurang Pengetahuan Kesehatan Dengan Ny.W Pada Hipertensi Di Jalan Pelabuhan Gg. VIII Kecamatan Purwokerto Selatan “



URL : https://repository.uhb.ac.id/index.php?p=show_detail&id=2248
APA Citation
. (2018). Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Tn.W Kurang Pengetahuan Kesehatan Dengan Ny.W Pada Hipertensi Di Jalan Pelabuhan Gg. VIII Kecamatan Purwokerto Selatan. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id




© 2018. UPT Perpustakaan - Universitas Harapan Bangsa, Formerly STIKes Harapan Bangsa Purwokerto, www.uhb.ac.id.
This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3 II SLiMS distro version ETD
Made by The Happy Team :-D
web
statistics

SHB YPDP


https://103.189.235.100/

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor