homescontents
homescontents

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research

Repository Universitas Harapan Bangsa.
Digital collection of academic papers, undergraduate thesis, research


Detail Cantuman

Kembali

Asuhan Keperawatan Pada Ny.M Dengan Post Op Kistektomi Hari Ke-1 Di Ruang Teratai RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto

XML
Pengarang
Lutfi Rizki Rahmawati - Personal Name
Pernyataan Tanggungjawab
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Bahasa
Indonesia
Penerbit
STIKES Harapan Bangsa
Tahun Terbit
2018
Tempat Terbit
Fakultas Ilmu Kesehatan SHB
Deskripsi Fisik

Abstract

Kista ovarium adalah kantong yang berisi cairan atau materi semisolid yang tumbuh pada atau sekitar ovarium. Ada yang neoplastik dan non neoplastik. Beberapa diantara tumor neoplastik bersifat jinak (noncancerous) dan tidak pernah menyebar di luar ovarium, sedangkan tipe lainnya adalah maligna atau ganas (cancerous) dan dapat menyebar ke bagian-bagian tubuh lainnya (Maharani, 2008). Sebagian besar kista ovarium tidak menimbulkan gejala atau hanya sedikit nyeri yang tidak berbahaya, tetapi ada juga kista yang sifatnya ganas dan dapat berkembang menjadi kanker (Rafsyam, 2008).
Penyebab dari kista ovarium antara lain yaitu pencemaran udara, keturunan, dan konsumsi makanan yang berlemak tinggi bisa menjadi penyubur tumbuhnya kista dikarenakan kandungan lemak dapat menjadi esterogen jahat dalam tubuh (Nurchasanah, 2009).
Kista ovarium merupakan kasus ginekologi terbanyak dari seluruh keganasan ginekologi. Terdapat variasi yang luas insiden kista ovarium, rata-rata tertinggi terdapat di negara maju dengan rata-rata 10 per 100.000 penduduk, kecuali di Jepang (6,5 per 100.000). Insiden di Amerika Selatan (7,7 per 100.000) relatif tinggi bila dibandingkan dengan angka kejadian di Asia dan Afrika pada tahun 2009 (Triyanto, 2009).
Di Indonesia sekitar 25-50% kematian wanita usia subur disebabkan oleh masalah yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan serta penyakit sistem reproduksi misalnya kista ovarium (Depkes RI, 2011).
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2010, berdasarkan laporan Dinkes yang berasal dari rumah sakit dan puskesmas, kasus penyakit tumor sebanyak 7,345 kasus, yang terdiri dari tumor jinak 4,678 (58%) kasus dan tumor ganas 2,367 (42%) kasus. Kasus terbanyak ditemukan di Kota Semarang (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2010).
Angka kematian yang tinggi pada kejadian kista ovarium disebabkan karena penyakit ini awalnya bersifat asimptomatik (tanpa gejala) dan baru bisa menimbulkan keluhan apabila sudah tejadi metastasis (penyebaran), sehingga 60-70% pasien datang pada stadium lanjut, sehingga penyakit ini juga disebut sebagai “The lady silent killer”. Berdasarkan hasil pemeriksaan USG transvaginal, kista ovarium ditemukan pada hampir semua wanita premenopause dan terjadi peningkatan 14,8% pada wanita post menopause (Irianto, 2014).
Bentuk komplikasi kista ovarium yang memerlukan terapi segera dan harus dilakukan rujukan yaitu torsi kista ovarium, gejala yang dapat terjadi seperti nyeri mendadak dan menetap bahkan makin hebat, rasa sakitnya seperti terkilir kemudian ada juga infeksi kista ovarium gejalanya badan panas karena suhu meningkat, nyeri perut bagian bawah terasa lebih panas dari lainnya, pergerakan terbatas. Peran perawat diperlukan untuk menangani masalah-masalah tersebut, antara lain dengan mengajarkan teknik manajemen nyeri dengan mengajarkan teknik relaksasi yaitu latihan tarik nafas dalam untuk mengurangi rasa nyeri, membantu perawatan luka post operasi dengan teknik aseptik untuk menghindari terjadinya infeksi, membantu memenuhi kebutuhan personal hygiene dan mempertahankan kebersihan tubuh (Ester, 2008).
Penyembuhan kista ovarium dapat dilakukan dengan pemberian kontrasepsi oral setiap hari selama 4-8 minggu akan menghilangkan 80% massa ovarium kistik fungsional yang tidak memerlukan pembedahan hanya perlu diberikan dengan pemberian pil KB karena dapat mengurangi massa dari kista ovarium. Namun demikian, pembedahan untuk lesi-lesi jinak pada pasien pre menopause adalah dengan pengangkatan lesi (kistektomi) bukan ofrektomi (Benson, 2009).
Kista ovarium yang besarnya lebih dari 5 cm dan usia pasien di atas 45 tahun sebaiknya dilakukan operasi untuk mengangkat kistanya. Pengangkatan kista indung telur adalah menghilangkan kistanya dan menghindari kemungkinan terjadinya degenerasi ganas yang bersifat fatal. Hal ini dikarenakan jika kista sudah mengalami keganasan dengan gejala tumor cepat bertambah besar dan terjadi pendesakan, pengeluaran cairan kista di dalam perut (asites) tidak menutup kemungkinan keganasan tersebut dapat menjadi kanker pada ovarium (Manuaba, 2009).
Penanganan kista ovarium bisa menggunakan laparoskopi yang telah di kembangkan di beberapa klinik ginekologis. Penggunaan laparoskopi dalam prosedur pembedahan kista ovarium dapat berupa kistektomi dan salpingo ooforektomi, waktu pemulihan yang diperlukan setelah dilakukan teknik pembedahan mikro lebih singkat, tetapi peralatan yang diperlukan sangat mahal dan ketersediaannya terbatas. Akibatnya banyak wanita harus menjalani pembedahan mayor (Andrews, 2010).
Berdasarkan data catatan medik tahun 2015 di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto ditemukan data sejumlah 143 kasus klien yang memiliki diagnosa medis kista ovarium. Pada tahun 2016 angka kejadian penderita kista ovarium sejumlah 134 kasus, sedangkan untuk tahun 2017 ini baru terdapat kasus kista ovarium sebanyak 9 kasus sejak awal bulan Januari.


URL : https://repository.uhb.ac.id/index.php?p=show_detail&id=2256
APA Citation
. (2018). Asuhan Keperawatan Pada Ny.M Dengan Post Op Kistektomi Hari Ke-1 Di Ruang Teratai RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id




© 2018. UPT Perpustakaan - Universitas Harapan Bangsa, Formerly STIKes Harapan Bangsa Purwokerto, www.uhb.ac.id.
This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3 II SLiMS distro version ETD
Made by The Happy Team :-D
web
statistics

SHB YPDP


https://103.189.235.100/

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor