Menurut organisasi kesehatan dunia/WHO tahun 2012 memperkirakan bahwa lebih dari 346 juta orang di seluruh dunia mengidap
diabetes. Di Indonesia terdapat kurang lebih 5 juta penderita diabetes melitus dengan peningkatan sekitar 230 ribu penderitan setiap tahunnya, sehingga pada tahun 2025 penderita diabetes melitus diperkirakan akan mencapai 12 juta orang (Zahtamal dkk, 2007).
Di Indonesia, prevalensi diabetes melitus sebesar 1,5-2,3% pada penduduk, di daerah urban prevalensi diabetes melitus sebesar 14,7 %dan daerah rural sebesar 7,2%. Prevalensi tersebut meningkat 2-3 kali dibandingkan dengan negara maju, sehingga penyakit tersebut merupakan masalah kesehatan yg sangat serius (Hasdianah, 2012). Pada tahun 2006, jumlah penyandang diabetes di Indonesia mencapai 14 juta orang. Dari jumlah itu, baru 50% penderita yang sadar mengidap, dan sekitar 30% di antaranya melakukan pengobatan secara teratur. Tingginya kasus diabetes melitus di Indonesia dan perkiraan adanya peningkatan di tahun-tahun mendatang menyebabkan perlunya antisipasi dan tindakan segera dalam pelaksanaan diabetes melitus (Wardah, 2011).
Tujuan mampu menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga dengan diabetes melitus secara komprehensif dan menggunakan komunikasi terapeutik.
penyakit Diabetes Melitus
. (2015). ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN. S KHUSUSNYA PADA TN. S DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II DI DESA SAMBENG KULON KEC. KEMBARAN KAB. BANYUMAS. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id