Hubungan Kemandirian lansia dengan Frekuensi Kehadiran Lansia dalam Kegiatan Posyandu Lansia di Posyandu Lansia Ngudi Rahayu di Desa Ledug Kecamatan Kembaran
Kemandirian merupakan suatu kemampuan atau keterampilan yang dimiliki seseorang untuk melakukan segala sesuatunya sendiri. Penurunan fungsi dan kemunduran fisik dapat menyebabkan lansia menjadi tergantung pada orang lain, Pelayanan sosial lanjut usia (lansia) adalah proses pemberian bantuan yang dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan lanjut usia, sehingga yang bersangkutan mampu melaksanakan fungsi sosialnya. Salah satu bentuk pelayanan sosial lanjut usia yaitu posyandu lansia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemandirian lansia dengan frekuensi kehadiran lansia dalam kegiatan posyandu lansia di posyandu lansia Ngudi Rahayu di Desa Ledug Kecamatan Kembaran
Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah semua lansia yang terdaftar di Posyandu lansia Ngudi Rahayu di Desa Ledug Kecamatan Kembaran sebanyak 60 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan kemandirian lansia dengan frekuensi kehadiran lansia dalam kegiatan posyandu lansia dengan ρ value=0,079 (P>0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini membuktikan bahwa kemandirian lansia tidak mempunyai hubungan dengan frekuensi kehadiran lansia di Posyandu lansia Ngudi Rahayu di Desa Ledug Kecamatan Kembaran
Kemandirian lansia frekuensi
. (2014). Hubungan Kemandirian lansia dengan Frekuensi Kehadiran Lansia dalam Kegiatan Posyandu Lansia di Posyandu Lansia Ngudi Rahayu di Desa Ledug Kecamatan Kembaran. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id