Latar Belakang : Praktik menyusui yang benar adalah faktor yang penting dalam penatalaksanaan laktasi, karena pengisapan yang benar akan mengosongkan buah dada dan akan merangsang keluarnya ASI, sehingga ASI dapat diproduksi sesuai kebutuhan bayi. Secara awam ibu dapat menyusui bayinya, tetapi bagaimana praktik menyusui dengan teknik menyusui yang benar belum banyak diketahui oleh ibu. Pelaksanaan teknik menyusui yang tidak benar dapat menimbulkan masalah-masalah selama proses menyusi berlangsung. Beberapa masalah yang sering kali terjadi apabila teknik menyusui tidak benar adalah kesulitan memasukan putting payudara kedalam mulut bayi dengan benar, masalah nyeri putting, putting yang pecah-pecah
Tujuan : Mengetahui gambaran praktik pemberian ASI yang dilakukan ibu di Desa Kracak Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas Tahun 2011
Metode : Metode penelitian ini adalah Deskriptif kuantitatif menggunakan data primer yang diambil dengan kuesioner terhadap 93 ibu menyusui di Desa Kracak Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas Tahun 2011
Hasil : Sebagian besar responden mengetahui praktik pemberian ASI yang tepat sesuai dengan teknik menyusui yang benar, yaitu sebanyak 61 responden (65,6%). Jika dilihat dari tingkat pendidikannya, sebagian besar responden berpendididkan terakhir SMP/MTS yaitu sebanyak 35 responden (37,6%), dilihat dari paritas yaitu primipara (jumlah anak 1) sebanyak 61 responden (65,6%), mereka yang mendapatkan sumber informasi dari tenaga kesehatan yaitu sebanyak 48 responden (51,6%)
Kesimpulan : Sebagian besar responden mengetahui praktik pemberian ASI yang tepat sesuai dengan teknik menyusui yang benar yaitu sebanyak 61 responden (65,6%)
Ibu Menyusui Praktik pemberian ASI
. (2011). Gambaran Praktik Pemberian ASI Oleh Ibu Menyusui Di Desa Kracak Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id