Lebam (purpura simplex) akibat kelelahan cenderung dialami oleh wanita yang biasanya muncul pada daerah ekstermitas dan menyebabkan nyeri tekan dibagian-bagian yang terkena. Lebam semacam ini cenderung muncul pada golongan darah tertentu.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membuktikan hubungan antara golongan darah sistem ABO dengan kejadian lebam (purpura simplex) akibat kelelahan pada siswi SMK N1 Purwokerto.
Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua siswi kelas II yang sudah pernah praktek lapangan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2012 dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden yang diambil secara purposive sampling.
Hasil dari penelitian menunjukkan lebih dari setengahnya responden (77,3%) mengalami lebam. Tetapi berdasarkan nilai p value dan X hitung, maka hasilnya tidak terdapat hubungan antara golongan darah sistem ABO dengan kejadian lebam (purpura simplex) akibat kelelahan dengan nila p = 0,543 yang berarti p value> a= 0,05 dan X hitung 2,142 < dari X tabel 7,815. Hal ini diperkuat dengan hasil uji keeratan hubungan yaitu sebesar 0,151 yang berarti sangat lemah.
Kesimpulanya pada siswi SMK N 1 Purwokerto hampir setengahnya bergolongan darah O dan lebih dari setengah responden yang diambil sebagai sampel mengalami lebam. Akan tetapi tidak terdapat hubungan antara golongan darah sistem ABO dengan kejadian lebam (purpura simplex) akibat kelelahan pada siswi SMK N 1 Purwokerto.
Golongan darah Lebam (Purpura Simplex)
. (2012). Hubungan Golongan Darah Sistem ABO Dengan Kejadian Lebam (Purpura Simplex) Akibat Kelelahan Pada Siswi SMK N 1 Purwokerto. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id