Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Tali Pusat Dengan Pelaksanaan Perawatan Tali Pusat Pada Bayi 0-7 Hari Di Wilayah Kerja Puskesmas I Kembaran Kabupaten Banyumas Tahun 2012
Latar belakang : Tiga perempat dari kematian bayi terjadi pada minggu pertama kehidupan. Tetanus Neonatorum salah satu penyebab kematian sebenarnya dapat dengan mudah dihindari dengan perawatan tali pusat yang baik dan pengetahuan memadai tentang perawatan tali pusat.
Tujuan : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat dengan pelaksanaan perawatan tali pusat pada bayi 0-7 hari di wilayah kerja Puskesmas I Kembaran.
Metode : Menggunakan rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya ibu nifas yang mempunyai bayi umur 0-7 hari di wilayah kerja puskesmas I Kembaran dan pengambilan data menggunakan sampling aksidental. Instrumennya adalah kuesioner dan check list.
Hasil : Penelitian menunjukan ada hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat dengan pelaksanaan perawatan tali pusat pada bayi 0-7 hari di Wilayah Kerja Puskesmas I Kembaran. Hal ini ditunjukan dengan nilai ρ-value sebesar 0,002. Nilai ρ-value lebih kecil dari α = 0,05 (0,002<0,05) yang sesuai dengan teori Fitriani (2011) bahwa perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari dengan pengetahuan.
Kesimpulan : Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat dengan pelaksanaan perawatan tali pusat pada bayi 0-7 hari di Wilayah Kerja Puskesmas I Kembaran
pengetahuan Ibu Nifas perawatan tali pusat
. (2012). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Tali Pusat Dengan Pelaksanaan Perawatan Tali Pusat Pada Bayi 0-7 Hari Di Wilayah Kerja Puskesmas I Kembaran Kabupaten Banyumas Tahun 2012. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id