Latar Belakang : Angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi, penyebab kematian ibu salah satunya adalah komplikasi dalam kehamilan yang meliputi hipertensi gravidarum, keguguran, kehamilan ektopik, perdarahan, placenta previa,solusio plasenta dan ketuban pecah dini. Ketuban pecah dini memiliki resiko tinggi infeksi intrauterine sebanyak 30% hingga 40%.
Tujuan : Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ketuban pecah dini diRSUD Purbalingga periode april-juni 2011.
Metode : Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskripitif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, teknik pengambilan sampel secara accident sampling dengan jumlah 31 responden dengan alat pengumpulan data kusioner.
Hasil : Gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ketuban pecah dini paling banyak dalam kategori cukup dengan 10 responden (32,2%),9 responden sebesar (29%) memiliki pengetahuan baik,7 responden (22,6%) masuk dalam kategori kurang.dan sisanya 5 responden (16,1%) pada tingkat pengetahuan buruk.
Kesimpulan : Pengetahuan ibu hamil tentang ketuban pecah dini sebagian besar dalam kategori cukup yaitu 10 responden (32,2%) dan sebagian kecil dalam kategori buruk 5 responden (16,1%).
Ketuban Pecah Dini Tingkat pengetahuan ibu
. (2011). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Ketuban Pecah Dini Diruang Poli Kebidanan RSUD Purbalingga tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id