Tingginya insiden kanker serviks di Indonesia disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Rendahnya pengetahuan WTS tentang kanker serviks membuat rendahnya keinginan untuk melakukan deteksi secara dini. Hasil wawancara terhadap 10 Wanita Tuna Susila (WTS) tentang pengertian, penyebab, penyebaran dan pencegahan kanker serviks didapatkan hasil sebanyak 7 Wanita Tuna Susila (WTS) kurang mengetahui tentang pengertian, penyebab, penyebaran dan pencegahan kanker serviks.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan Wanita Tuna Susila (WTS) tentang kanker serviks di Lokalisasi Baturraden Kabupaten Banyumas tahun 2014.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh, sampel penelitian ini adalah seluruh WTS di Gang 1 Lokalisasi Baturraden Kabupaten Banyumas sebanyak 55 WTS. Alat ukur yang digunakan kuesioner dan jenis data adalah data primer. Analisa data menggunakan univariat.
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 30 responden (54,6%), responden dengan pengetahuan cukup mayoritas memiliki umur 20-35 tahun (60%), responden dengan pengetahuan cukup mayoritas memilki tingkat pendidikan menengah (SMA/SMK) sebanyak 20 responden (66,7%) dan responden dengan pengetahuan cukup mayoritas mendapatkan sumber informasi dari media cetak sebanyak 14 responden (46,7%),
. (2014). Gambaran Pengetahuan Wanita Tuna Susila tentang Kanker Serviks di Lokalisasi Baturraden Kabupaten Banyumas Tahun 2014. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id