Latar Belakang : Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang diare termasuk upaya pencegahannya masih menjadi faktor risiko terjadinya diare. Diare berkaitan erat dengan sanitasi, akses terhadap air bersih dan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh masyarakat. Cakupan angka kejadian diare di Puskesmas Kedungbanteng dengan adanya perubahan jumlah kasus diare dari tahun 2010 survey awal bulan desember sebanyak 1.182 kasus (3,39%), mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan tahun 2011 sebanyak 3.126 kasus (6,92%).
Tujuan : Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu balita tentang diare pada balita di Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas Tahun 2012.
Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sampel penelitian ini adalah ibu balita di Desa Beji. Sampel pada penelitian ini 67 responden.
Hasil : Dari hasil penelitian didapatkan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Diare Pada Balita Di Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas Tahun 2012 sebagian besar pengetahuan adalah baik sebanyak 31 responden (46,3%).
Kesimpulan : Sebagian besar pengetahuan ibu balita tentang diare pada balita adalah baik.
pengetahuan diare Ibu Balita
. (2012). Tingkat Pengetahuan Ibu Balita Tentang Diare Pada Balita Di Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas Tahun 2012. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id