Menurut data organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) terdapat 50 juta kebutaan di dunia akibat katarak, dan yang paling banyak adalah mereka yang tinggal di negara miskin dan berkembang yaitu asia dan Afrika. Data statistik menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen orang berusia di atas 65 tahun menderita katarak sekitar 50 persen orang berusia 75 - 85 tahun daya penglihatannya berkurang akibat katarak.
Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran angka kejadian katarak, jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif.
Cara pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah retrospektif study, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita katarak di Balai Pengobatan Mata Masyarakat Kamandaka Purwokerto.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan selama bulan Juli 2012, selanjutnya dapat diketahui bahwa karakteristik pasien yang menderita katarak berdasarakan umur sebagian besar penderita katarak berumur>65 tahun sebesar ( 48,80% ). Dan karakteristik pasien yang menderita katarak berdasarkan jenis kelamin sebagian besar penderita katarak adalah perempuan sebesar (54,67% ).
Angka kejadian katarak Balai Pengobatan Mata Masyarakat Kamandaka
. (2012). Karakteristik Penderita Katarak Di Balai Pengobatan Mata Masyarakat Kamandaka Purwokerto Tahun 2011. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id