terbebas dari stress yang serius (Rosdalh, dalam Yosep 2014).
Seiring dengan perkembangan masyarakat saat ini, banyak mengalami perubahan dalam segala aspek kehidupan sehari – hari, sebagai manusia tentunya tidak lepas dari masalah. Setiap individu mempunyai cara tersendiri untuk menyelesaikan masalah tersebut. Besar kecilnya masalah dalam suatu kehidupan memang harus dihadapi. Tetapi tidak sedikit juga individu yang tidak mampu menyelesaikan masalah – masalah tersebut. Hal – hal seperti keturunan dan konstitusi, umur dan jenis kelamin, keadaan badaniah, keadaan psikologik, keluarga adat istiadat, kebudayaan orang yang dicintai, agresi, rasa permusuhan, hubungan antara manusia dan sebagainya. Inilah yang mempengaruhi manusia mempunyai masalah psikologi atau ganguan jiwa (Isnaini dkk, 2008).
World Heatlh Organization (WHO) tahun 2009 memperkirakan 450 juta orang diseluruh dunia mengalami gangguan mental, sekitar 10% orang dewasa mengalami gangguan jiwa saat ini dan 25% penduduk diperkirakan akan mengalami gangguan jiwa pada usia tertentu selama hidupnya. Usia ini biasanya terjadi pada dewasa muda usia 18 – 21 tahun (WHO didalam Hidayati 2012).
Tujuan penulisan adalah agar mampu menggambarkan asuhan keperawatan pada klien dengan resiko perilaku kekerasan.
perilaku Resiko Kekerasan
. (2015). ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI WISMA ANTAREJA RS.J Prof.DR.SOEROYO MAGELANG. (Digital collection of academic papers, undergraduate thesis & research). Retrieved from https://repository.shb.ac.id